JOGJA - Di balik kesibukannya sebagai dosen, Nurhadi memiliki peran besar dalam pemberdayaan masyarakat desa. Aktif dalam pengerak lembaga Satu Desa, sekarang sedang merintis konsep mini zoo.
Dosen program Studi (Prodi) Administrasi Publik Universitas Proklamasi (UP) 45 Jogja itu menjelaskan lembaga
Satu Desa fokus pada memberdayakan potensi desa khususnya dalam aspek sosial ekonomi dan sosial budaya desa.
"Mini zoo bukan hanya destinasi wisata, tetapi sekaligus pusat konservasi dan edukasi," kata Nurhadi pada Selasa (8/10/2024).
Konsepnya mengusung konservasi, edukasi, dan rekreasi memungkinkan pengunjung berinteraksi dengan satwa lokal.
"Seperti kelinci dan domba, serta menikmati koleksi burung yang menjadi karakter lokal," terangnya.
Tim Perintis APDESi bersama lembaga Satu Desa mengembangkan mini zoo sebagai salah satu cara pemberdayaan masyarakat desa.
"Membuka lapangan pekerjaan, dan meningkatkan perekonomian lokal," ucapnya.
Sejauh ini ada tiga titik rintisan mini zoo. Status dalam proses masing-masing Kampung Emas, Patuk dan Giriasih, Purwosari, Gunungkidul serta Selopamioro Imogiri, Bantul.
Menurutnya, mini zoo juga mendukung kurikulum Merdeka Belajar. Menyediakan kegiatan outing class berbasis alam bagi siswa.
"Sekaligus memperkenalkan pentingnya pelestarian alam kepada generasi muda," ucapnya. (gun)
Editor : Iwa Ikhwanudin