JOGJA - Pengda Taekwondo Indonesia (TI) DIJ menerima bergabungnya Kesatria Indonesia Taekwondo Academy (KITA) sebagai anggota yang bernaung di bawah TI DIJ. Bergabungnya KITA ke Pengda TI DIJ ini diharapkan agar bisa semakin banyak melahirkan taekwondoin yang berprestasi di tingkat daerah, nasional hingga internasional.
Ketua Pengda TI DIJ Rudy Koeshardijanto mengaku sangat bergembira dan mengapresiasi atas bergabungnya KITA dengan Pengda TI DIJ. Sebab bergabungnya KITA dengan Pengda TI DIJ ini sebetulnya sudah lama ditunggu-tunggu oleh Pengda TI DIJ karena KITA juga memiliki atlet-atlet berprestasi."Kami harap pembinaan taekwondo ada di bawah satu wadah dan komitmen kami Pengda TI DIJ sangat terbuka," katanya, Senin (7/10).
Rudy juga berharap, dengan bergabungnya Kesatria Indonesia Taekwondo Academy ini diharapkan bisa menjadi motivasi yang lainnya untuk juga bisa bergabung dan bersama-sama membangun prestasi Taekwondo DIJ dalam satu wadah.Dengan begitu kami akan lebih fokus dalam menjalani pembinaan dan mencari atlet. “Sehingga dengan bersatunya dojang-dojang dan klub-klub di DIJ ini harapannya bisa membawa kemajuan lebih maksimal lagi bagi taekwondo DIJ," jelasnya.
Baca Juga: Pengda TI DIY Akan Kirim Taekwondoin Try Out ke Thailand dan Korea Selatan
Ketua Kesatria Indonesia Taekwondo Academy (KITA) Jogjakarta Fransiscus Widya Kiswara juga mengaku sangat bahagia bisa bergabung kembali dengan Pengda TI DIJ dan PB TI. Sehingga ke depan harapannya akan banyak hal yang bisa dilakukan bersama dan pihaknya bisa berkontribusi secara maksimal untuk taekwondo Indonesia dan Jogjakarta.
Widya mengakiu alasan pihaknya kembali bergabung dengan Pengda TI DIJ dan PB TI kali ini karena akan ada banyak arena yang bisa diikuti dan pihaknya juga yakin bahwa para anggotanya juga akan bisa lebih berkembang bersama. Mereka ada lima dojang yang memiliki atlet sekitar 400 orang. “Semoga banyak atlet yang bisa dilahirkan dan masyarakat juga bisa gabung ke olahraga taekwondo," tegasnya. (ayu/din).
Editor : Din Miftahudin