i
SLEMAN - PSS Sleman mengawali BRI Liga 1 2024/2025 dengan hasil yang kurang memuaskan. Sebab, sampai pekan ketujuh, Laskar Sembada hanya mampu meraih sekali menang, dua kali seri dan empat kali kalah.
Hal tersebut tentu jauh dari target yang diberikan oleh manajemen tim Super Elja di musim ini. Sehingga jajaran manajemen segera melakukan evaluasi kinerja tim secara cepat dan menyeluruh.
Evaluasi tersebut akan dilakukan secara komprehensif, melibatkan semua unsur terkait, dan semua aspek. Dari hasil evaluasi itu nantinya akan disusun langkah-langkah strategis, guna meningkatkan performa PSS Sleman menghadapi 27 pertandingan berikutnya. "Evaluasi pasti ada, perwakilannya kami yang memberi tahu ke pelatih dan ke pemain. Pasti ada, tidak mungkin tidak," tegas manajer tim PSS Sleman Leonard Tupamahu, Selasa (1/10).
Menurut Leonard, evaluasi tersebut akan diberikan kepada tim saat jeda internasional ini. Namun pihaknya akan memberikan evaluasi tersebut secara pelan-pelan kepada tim agar kondisi tim tetap kondusif. Nanti akan genjot dan push lagi untuk hasil yang terbaik. Karena sepak bola di Sleman tekanannya juga besar. “Jadi mereka (pemain) juga harus berani untuk menjawab tekanan itu," lontarnya.
Baca Juga: Dukungan Suporter Jadi Kunci Kemenangan PSS Sleman , Wagenr Lopez Berharap Berlanjut
Leonard mengaku, saat ini memang perjalanan tim PSS Sleman tidak akan mudah di musim ini. Apalagi ditambah Laskar Sembada harus mendapatkan minus tiga poin di waktu awal-awal kompetisi lalu. Sehingga dari hal tersebut pihaknya meminta kepada tim agar berusaha dengan keras untuk memenuhi target dari manajemen supaya bisa bertengger di posisi enam klasemen akhir nanti. "Jadi memang tidak akan mudah di tahun ini. Maka kami akan terus berjuang ," tandasnya. (ayu/din).
Editor : Din Miftahudin