Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jumlah Penumpang dan Angkutan Udara Fluktuatif, Rute Penerbangan Baru di YIA Diharapkan Dongkrak Kunjungan Wisatawan

Gregorius Bramantyo • Selasa, 24 September 2024 | 02:43 WIB

 

 

 

Suasana Bandara Yoygyakarat International Airport (YIA)
Suasana Bandara Yoygyakarat International Airport (YIA)

 

 

 

JOGJA – Jumlah penumpang angkutan udara dan angkutan barang di DIY mengalami fluktuasi pada Juli 2024. Baik penumpang domestik maupun internasional.

 Baca Juga: BPS Proyeksikan Pilkada Akan Berdampak Positif pada Sektor Ekonomi hingga Industri

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY Herum Fajarwati mengatakan, jumlah penumpang asal DIY yang berangkat pada Juli 2024 sebanyak 202.565 orang atau naik 23,96 persen dibanding kondisi pada Juni 2024. Sementara itu, jumlah kedatangan tercatat 194.994 orang atau naik 12,53 persen.

 Baca Juga: Cafe Menjamur, BPS Kota Jogja Sebut Kopi Bubuk Jadi Penyumbang Inflasi di Bulan Agustus, Begini Penjelasannya

Penerbangan luar negeri di DIY hanya melalui Yogyakarta International Airport (YIA). Jumlah penumpang angkutan udara yang berangkat ke luar negeri pada Juli 2024 sebanyak 15.634 orang dibanding bulan sebelumnya.“Sedangkan penumpang datang dari luar negeri turun 1,85 persen menjadi 17.057 orang," katanya, Senin (23/9/2024).

 

Ia menyampaikan, jumlah barang yang diangkut menggunakan angkutan udara domestik sebesar 1.141,65 ton atau naik 6,60 persen dibanding bulan sebelumnya. Sementara itu, jumlah barang yang datang menggunakan angkutan udara domestik pada Juli 2024 secara keseluruhan tercatat sebanyak 154,77 ton atau naik 16,83 persen dibanding bulan sebelumnya.

Sedangkan barang yang dibongkar di YIA sebanyak 153,19 ton atau 98,98 persen dari total barang. “Untuk barang yang dibongkar di Bandara Adisutjipto hanya berasal dari Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta sebesar 1,58 ton,” jelas Herum.

 Baca Juga: BPS DIY Catat Capaian Ekspor di Bulan Juni 2024 Membaik dari Bulan Sebelumnya, Begini Penjelasan Herum Fajarwati

Ia mengungkapkan, barang yang dibongkar di Bandara YIA naik 16,97 persen dibanding Juni 2024 yang sebanyak 130,97 ton. Kenaikan jumlah barang berasal dari Bandara Sepinggan Balikpapan yang naik 13,51 persen. Serta dari Bandara Hasanuddin Makassar yang naik 2,75 persen.

Sementara itu, YIA telah resmi membuka tiga rute penerbangan baru menuju Jambi, Pangkal Pinang dan Padang. Ketiga rute penerbangan baru itu dilayani oleh maskapai Super Air Jet dari Lion Group secara pulang-pergi.

 Baca Juga: Meski Melambat, Ekonomi DIY Tetap Tumbuh di Triwulan II 2024, Didukung Peningkatan Mobilitas dan Daya Beli Masyarakat

Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY Bobby Ardyanto berharap dengan adanya tiga penerbangan tersebut dapat menambah wisatawan domestik dari Sumatra ke DIY. Selain itu, dengan adanya penerbangan langsung ke YIA, dapat memangkas biaya wisatawan asal Sumatra. “Harapannya akan lebih menambah lagi wisatawan ke Jogja yang dari Sumatra,” ujarnya.

Menurutnya, semakin banyak frekuensi penerbangan ke Bandara YIA bisa menurunkan harga tiket pesawat yang masih cukup tinggi. Ia menyebut, industri pariwisata di DIY juga harus mempersiapkan diri. Lantaran potensi besarnya peluang wisatawan asal Pulau Andalas yang datang ke DIY.“Perbedaan budaya juga mempengaruhi pola wisata wisatawan asal Sumatra. Industri harus menyesuaikan beberapa kebutuhan mereka termasuk taste selera makannya juga menyesuaikan,” paparnya. (tyo/din)

Editor : Din Miftahudin
#BPS DIY #Bandara YIA #DIY #angkutan barang #penumpang angkutan udara