JOGJA - Perolehan medali perunggu yang didapatkan oleh tim bulutangkis Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi catatan sejarah baru selama keikutsertaannya di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON). Sebab, selama 39 tahun cabang olahraga (cabor) bulutangkis DIY belum pernah berhasil membawa medali.
Baca Juga: Langsung Start Persiapkan PON XXII 2028, Kontingen DIY Sukses Catatkan Sejarah di PON XXI 2024
Perolehan medali perunggu tim bulutangkis DIY didapat melalui pasangan ganda campuran, Aufa Isnanta Murrafif Darwanto dan Sabrina Ajeng Takira di ajang PON XXI Aceh-Sumut 2024. Medali itu didapat setelah perjuangan kedua atlet itu harus rela terhenti di babak semifinal usai takluk 0-2 dari pasangan Jawa Tengah, saat bertanding di GOR PBSI Sumatera Utara, Medan, Rabu (18/9/2024) silam.
Di laga semifinal tersebut sebenarnya tim ganda campuran DIY memberikan perlawanan di awal laga. Namun, memasuki pertengahan set, permainan pasangan Jawa Tengah Michael Owen dan Bernadine Anindya Wardana semakin solid. Sehingga pada akhirnya mereka mampu menuntaskan laga set pertama dengan kemenangan 21-11.
Pada set yang kedua pasangan DIY Aufa dan Ajeng yang tak ingin kalah, mereka terus mencoba berinisiatif menekan sejak awal pertandingan. Hasilnya cukup ampuh dengan mampu mencatatkan poin terlebih dahulu di awal laga. Sayangnya, stamina lawan yang lebih prima membuat permainan pasangan Jawa Tengah lebih stabil dan mampu balik menekan. Laga set kedua ini akhirnya kembali dimenangkan oleh pasangan Jawa Tengah dengan skor 21-14.
Pelatih bulutangkis DIY Yodhi Satrio mengatakan, walaupun timnya belum bisa menyumbangkan medali emas untuk kontingen DIY,pihaknya tetap merasa puas dengan raihan medali perunggu tersebut. Sebab perolehan itu sudah sesuai target yang telah dicanangkan sejak awal.
Baca Juga: Ukir Sejarah Baru, Tim Basket 3x3 Putri Yogyakarta Rebut Emas PON XXI Aceh-Sumut 2024
"Untuk hasil, di PON kali ini sudah cukup bagus karena akhirnya DIY bisa kembali meraih medali dari bulutangkis setelah lebih dari 30 tahun. Semoga, medali ini menjadi awal bagi DIY untuk bisa meningkatkan prestasinya di cabor bulutangkis," ucapnya, Minggu (22/9/2024).
Sementara atlet bulutangkis ganda campuran DIY Isnanta Murrafif Darwanto mengaku bersyukur karena bisa mempersembahkan satu medali perunggu untuk DIY di PON 2024 ini. Baginya hasil tersebut merupakan hasil yang terbaik dan berkat kerja keras yang maksimal dari semua pihak.
"Kami mengucap syukur Alhamdulillah karena kami bisa meraih medali perunggu. Ini adalah target kami, dan ini kami dapat atas dukungan dan doa dari seluruh masyarakat DIJ, keluarga di rumah dan teman-teman kami semua. Alhamdullah akhirnya DIY bisa meraih medali di PON dari bulutangkis," katanya. (ayu).
Editor : Din Miftahudin