JOGJA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja menyebut ada ribuan kepala keluarga (KK) yang tinggal di wilayah rawan banjir yang diakibatkan oleh luapan sungai. Instansi tersebut pun meminta agar masyarakat waspada, terlebih memasuki musim penghujan seperti sekarang.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Jogja Nur Hidayat mengatakan, dari catatannya ada sekitar 3.704 KK yang tinggal di daerah rawan luapan sungai. Jumlah itu tersebar pada tiga wilayah yang dialiri tiga sungai besar. Yakni Sungai Winongo, Sungai Code, dan Sungai Gajahwong.
Dia membeberkan, aliran Sungai Code diketahui memiliki jumlah jiwa terbanyak dengan 3.121 KK. Itu tersebar pada 13 kelurahan di delapan kemantren. Kemudian disusul Sungai Winongo dengan jumlah 373 KK pada empat kelurahan di tiga kemantren.
“Sementara untuk Sungai Gajahwong ada 210 KK pada 4 kelurahan di satu kecamatan,” ujar Nur saat dikonfirmasi, Selasa (10/9).
Nur pun menyampaikan, agar masyarakat mewaspadai bencana hidrometeorologi di tengah cuaca ekstrim. Sebab dapat mengakibatkan pohon tumbang, anging puting beliung, hingga rumah rusak.
Menghadapi berbagai potensi bencana, BPBD Kota Jogja juga bekerjasama dengan 169 kampung tangguh bencana (KTB). Para personil KTB berkoordinasi untuk melakukan monitoring di semua wilayah.
“Kami juga berharap masyarakat mengenali kebencanaan, karena merespon bencana ini sangat penting. Setidaknya dapat terminimalisir kerusakan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Stasiun Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta Reni Kraningtyas menyampaikan, saat ini sudah mulai memasuki peralihan musim kemarau ke penghujan atau pancaroba. Pada masa-masa itu cenderung rawan terjadi bencana hidrometeorologi.
Menurut dia, pada September hingga pertengahan Oktober wilayah DIY sudah memasuki pancaroba. Lalu untuk musim penghujan diprediksi mulai dari Oktober dasarian pertama hingga November dasarian pertama.
“Baik masyarakat maupun instansi pemerintahan kami himbau untuk mengantisipasi potensi bencana,” pesan Reni. (inu)
Editor : Iwa Ikhwanudin