RADAR JOGJA - Anies Rasyid Baswedan kembali ke kampusnya dulu, Universitas Gadjah Mada (UGM). Dalam kunjungannya Senin (9/9/2024), mantan Gubernur DKI Jakarta itu menjadi keynote speaker dalam diskusi bertajuk Demokrasi dalam Genggaman: Kepemimpinan Anak Muda di Era Digital.
Alumni Fakultas Ekonomi (sekranag Ekonomika dan Bisnis/FEB) UGM ini menyampaikan pesan kepada audiens, yang dominan bagi mahasiswa. Disebutkan, demokrasi Indonesia ada di genggaman anak-anak muda. Dan itu juga menjadi alat perjuangan bagi anak muda.
“ Alhamdulillah anak-anak muda sudah menunjukkan dalam menjaga demokrasi dan konstitusi kita,” katanya dalam diskusi yang berlangsung di Pendapa Wisma Kagama UGM ini.
Baca Juga: HPU UGM Desak Pemerintah Terapkan Cukai Minuman Berpemanis Guna Menekan Angka Diabetes
Anies menekankan, anak peran muda memiliki strategi untuk menjaga demokrasi dan mengamankan konstitusi. Hal itu penting dilakukan guna memperkuat marwah demokrasi agar bisa mencapai cita-cita reformasi yang sejahtera.
“Agar bisa menghasilkan pemerintahan yang jauh dari korupsi, kolusi, dan nepotisme,” pesan mantan menteri pendidikan dan kebudayaan ini.
Baca Juga: Baru Dilantik 26 Agustus 2024, Grengseng-Sahid Ajukan Surat Pengunduran Diri sebagai Anggota Dewan
Lebih lanjut Anies juga menyinggung soal pemanfaatan digitalisasi. Menurutnya, aksesibel dan sumber daya dari teknologi digital, harus bisa dioptimalkan sebaik mungkin.
“Dialog ini membahas peran generasi muda dalam memanfaatkan era digital untuk mengawal demokrasi. Saya senang sekali banyak mahasiswa yang kritis dan jernih atas sikap mereka pada situasi negeri ini,” tambah mantan ketua Senat Mahasiswa (SM) UGM saat masa reformasi itu.
Selanjutnya, secara pribadi Anies juga memberikan apresiasi kepada badan perwakilan mahasiswa (BPM) FEB UGM, karena telah menginisiasi sesi diskusi ini. “Terima kasih kepada BPM FEB UGM, almamater saya dulu saat kuliah. Senang sekali rasanya bisa kembali ke kampus ini,” tandasnya. (iza/laz)
Editor : Sevtia Eka Novarita