Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

3.500 Mustahik di Magelang dan Temanggung Terima Bantuan Modal Usaha dari Pemprov Jateng dan Baznas

Naila Nihayah • Kamis, 5 September 2024 | 01:05 WIB

 

   SIMBOLIS: Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah saat memberikan bantuan modal usaha kepada para mustahik.   
  SIMBOLIS: Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah saat memberikan bantuan modal usaha kepada para mustahik.  

 

MAGELANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memberikan bantuan modal usaha kepada para mustahik atau penerima zakat beserta para pendampingnya. Bantuan itu sebesar Rp 362.250.000 untuk 3.500 mustahik di wilayah Kota Magelang, Kabupaten Magelang, dan Kabupaten Temanggung.

Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah Kyai Darodji menambahkan, mustahik atau penerima bantuan sebelumnya telah disurvei oleh pendamping agar tepat sasaran. Oleh pendamping, mereka akan dimonitor, diawasi, dan dievaluasi setiap empat bulan. “Sejauh ini, 90-95 persen mereka berhasil dan usahanya berkembang," katanya di Hotel Atria Magelang, kemarin (3/9).

Mustahik yang berhak menerima bantuan setidaknya harus masuk 8 golongan atau asnaf. Yakni fakir, miskin, amil, mualaf, riqab (hamba sahaya/budak), gharim (orang terjerat utang dan tidak mampu membayarnya), fisabilillah (orang yang berjihad) dan ibnu sabil (orang yang kehabisan bekal dalam perjalanan).

Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Ema Rachmawati mendukung program yang digencarkan sejak 2020 ini. Program ini turut berkontribusi dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah. Menruutnya, ini sangat membantu karena bantuan ini tidak sekadar berupa pelatihan, tapi juga modal usaha, hingga peralatan kerja. “Tentu ini sangat meringankan mustahik produktif," ujar Ema.

Wakil Wali Kota Magelang M Mansyur mengatakan, kegiatan ini menunjukkan betapa besarnya perhatian Baznas dalam memberikan dukungan nyata kepada mereka yang membutuhkan. Dia meyakini, bantuan tersebut bukan hanya sekadar angka, tapi juga merupakan harapan dan kesempatan bagi penerima untuk memperbaiki kondisi perekonomiannya.

Bantuan ini, harapannya dapat menjadi pendorong bagi mustahik agar lebih produktif untuk mengembangkan usaha. Sekaligus meningkatkan kualitas hidup. "Muarahnya dapat berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan," paparnya. (aya/din)

Editor : Din Miftahudin
#baznas #zakat #jawa tengah