JOGJA - Paus Fransiskus, Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Sedunia sekaligus Kepala Negara Vatikan akan berkunjung ke Indonesia mulai 3-6 September 2024. Salah satu agendanya adalah menggelar Misa Agung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Kamis (5/9/2024).
Aadanya agenda pemimpin gereja katolik dunia itu, beberapa gereja atau paroki yang berada di wilayah juga ikut mengirimkan perwakilan umat untuk mengikuti Misa Agung di Jakarta. Sebanyak 25 umat dari Gereja Kota Baru Yogyakarta akan berangkat menuju GBK mulai besok, Rabu (4/9/2024).
Staff Kesekretariatan Kantor Paroki Gereja Kota Baru Yogyakarta Eka Rahayu mengatakan 25 umat telah dipersiapkan untuk berangkat. Dari gereja Kota Baru akan bergabung dengan beberapa gereja dari Semarang dan juga Solo di bawah Keuskupan Agung Semarang.
"Kuota 25 orang per paroki meliputi Jogja, Solo dan Semarang dalam satu wilayah yakni Keuskupan Agung Semarang," ujarnya saat ditemui di Gereja Kota Baru Yogyakarta, Selasa (3/9/2024).
Ia mengatakan jumlah kuota tersebut merupakan keputusan dari Keuskupan Agung Semarang. Namun, kemungkinan kebijakan di setiap keuskupan di daerah lain berbeda.
"Bisa jadi setiap di keuskupan lain bisa lebih banyak kuotanya," tuturnya.
Proses penentuan perwakilan yang berangkat ke GBK dilakukan adil dengan cara informasi langsung dibagikan kepada umat atau komunitas yang berada di Gereja Kota Baru. Hal itu untuk menghindari perselisihan dan mengedepankan transparansi agar semua umat mempunyai hak yang sama untuk bisa ikut.
"Ada juga yang sama dewan parokinya tidak di share dan mereka berangkat sendiri sehingga menimbulkan kehebohan, kalau kami fair, siapa cepat dia dapat," tandasnya.
Pihak Gereja Gereja Katolik Santo Antonius Padua Kota Baru hanya memfasilitasi terkait pengadaan transportasi dan penginapan bagi perwakilan yang berangkat. Selain itu, pihak gereja juga menghimbau terkait keperluan beribadah bagi pribadi masing-masing. "Tapi ongkos sendiri-sendiri," jelasnya.
Pengurus Gereja Kota Baru juga memberikan batasan usia bagi perwakilan yang hendak berangkat. Maksimal usia 70 tahun, diatas usia tersebut tidak diperkenankan berangkat, karena alasan kesehatan.
"Di GBK kurang lebih ada 86 ribu yang akan hadir," katanya.
Ia mendapatkan informasi bahwa saat di GBK setiap keuskupan akan diberikan gelang warna dan asesoris agar rombongan tidak terpisah. Selain itu, peserta yang masuk di GBK dibatasi pembawan minum dan makanan. "Kalau tidak salah maksimal 300 ml, karena memang disana untuk beribadah," jelasnya.
Ia memperkirakan terdapat sekitar 1.325 umat dari Gereja di Yogyakarta yang akan berangkat ke Jakarta. Itu merupakan perkiraan yang dihitung dari jumalah gereja yang ada. "Jogja Timur ada 33 gereja ditambah Jogja Barat ada 20 gereja dikalikan 25 (kuota)," jelasnya
Peserta dari Gereja Kota Baru Yogyakarta paling muda masih duduk dibangku SMA. Sedangkan paling tua usianya sekitar 50 tahun. (oso)
Editor : Iwa Ikhwanudin