Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Baru Capai 90 Persen, Imunisasi Polio Dosis Kedua di Kota Jogja Tak Penuhi Target, Ternyata Ini Penyebabnya

Iwan Nurwanto • Senin, 26 Agustus 2024 | 20:53 WIB
Petugas kesehatan meneteskan vaksin polio pada anak dalam pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio putaran pertama, di Kantor Kemantren Umbulharjo, Kota Jogja.
Petugas kesehatan meneteskan vaksin polio pada anak dalam pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio putaran pertama, di Kantor Kemantren Umbulharjo, Kota Jogja.

JOGJA - Pekan Imunisasi Nasional (PIN) polio di Kota Jogja sudah selesai dilakukan.

Baik itu untuk dosis pertama maupun kedua. Namun dalam perjalanannya, untuk dosis kedua tidak memenuhi target.

Kepala Seksi Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Menular dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja Endang Sri Rahayu mengatakan, capaian imunisasi polio dosis kedua baru menyentuh 90 persen.

Sementara untuk dosis pertama mencapai 98 persen dari total sasaran 29.742 anak.

“Untuk yang belum melakukan imunisasi dosis pertama sekitar 15 sampai 20-an anak, kalau dosis dua ada seratusan anak, tapi data itu masih berjalan nanti kami rekap,” ujar Endang, Senin (26/8).

Menurut Endang, penyebab kurang terpenuhinya target dikarenakan berbagai kendala.

Seperti banyaknya sasaran yang sakit atau bepergian ke luar kota ketika jadwal imunisasi dilaksanakan.

Sebagai informasi, PIN polio dosis pertama di Kota Jogja dilaksanakan dari tanggal 15 hingga 21 Juli 2024 lalu.

Kemudian untuk imunisasi dosis keduanya diselenggarakan pada tanggal 6 hingga 12 Agustus 2024 lalu.

Endang menyatakan, bahwa pihaknya juga mengakomodasi masyarakat yang belum mendapatkan imunisasi dosis pertama maupun kedua.

Yakni dengan melaksanakan vaksinasi lanjutan selama satu hari di Balai Kota Jogja pada Senin (26/8).

“Kami mengakomodasi yang belum sama sekali imunisasi sesuai jadwal atau sweeping, kami akomodir sebelum nanti vaksin kami kembalikan ke provinsi,” terangnya.

Terpisah, Kepala Dinkes Kota Jogja Emma Rahmi Aryani menyampaikan, sampai saat belum ada temuan kasus polio di Kota Jogja. Sehingga PIN polio merupakan salah satu upaya untuk pencegahan.

Emma menyebut, penyakit polio memang hanya dapat diantisipasi dengan memutus rantai penyebaran. Sebab kasus polio erat kaitannya dengan cakupan imunisasi yang rendah dan tidak merata pada suatu wilayah.

“Oleh karena itu PIN Polio di Kota Jogja perlu dilakukan,” bebernya. (inu)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#imunisasi polio #tahap kedua #Dinas kesehatan Jogja #tidak mencapai target