JOGJA - Pekan Imunisasi Nasional (PIN) polio di Kota Jogja sudah selesai dilakukan.
Baik itu untuk dosis pertama maupun kedua. Namun dalam perjalanannya, untuk dosis kedua tidak memenuhi target.
Kepala Seksi Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Menular dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja Endang Sri Rahayu mengatakan, capaian imunisasi polio dosis kedua baru menyentuh 90 persen.
Sementara untuk dosis pertama mencapai 98 persen dari total sasaran 29.742 anak.
“Untuk yang belum melakukan imunisasi dosis pertama sekitar 15 sampai 20-an anak, kalau dosis dua ada seratusan anak, tapi data itu masih berjalan nanti kami rekap,” ujar Endang, Senin (26/8).
Menurut Endang, penyebab kurang terpenuhinya target dikarenakan berbagai kendala.
Seperti banyaknya sasaran yang sakit atau bepergian ke luar kota ketika jadwal imunisasi dilaksanakan.
Sebagai informasi, PIN polio dosis pertama di Kota Jogja dilaksanakan dari tanggal 15 hingga 21 Juli 2024 lalu.
Kemudian untuk imunisasi dosis keduanya diselenggarakan pada tanggal 6 hingga 12 Agustus 2024 lalu.
Endang menyatakan, bahwa pihaknya juga mengakomodasi masyarakat yang belum mendapatkan imunisasi dosis pertama maupun kedua.
Yakni dengan melaksanakan vaksinasi lanjutan selama satu hari di Balai Kota Jogja pada Senin (26/8).
“Kami mengakomodasi yang belum sama sekali imunisasi sesuai jadwal atau sweeping, kami akomodir sebelum nanti vaksin kami kembalikan ke provinsi,” terangnya.
Terpisah, Kepala Dinkes Kota Jogja Emma Rahmi Aryani menyampaikan, sampai saat belum ada temuan kasus polio di Kota Jogja. Sehingga PIN polio merupakan salah satu upaya untuk pencegahan.
Emma menyebut, penyakit polio memang hanya dapat diantisipasi dengan memutus rantai penyebaran. Sebab kasus polio erat kaitannya dengan cakupan imunisasi yang rendah dan tidak merata pada suatu wilayah.
“Oleh karena itu PIN Polio di Kota Jogja perlu dilakukan,” bebernya. (inu)
Editor : Iwa Ikhwanudin