Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Timbul Korban di Pemilu 2019, Satpol PP DIY Perketat Cek Kesehatan 28 Ribu Petugas Satlinmas di Pilkada 2024, Begini Antisipasinya

Iwan Nurwanto • Minggu, 25 Agustus 2024 | 17:55 WIB
Kepala Satpol PP DIY Noviar Rahmad.  (RADAR JOGJA File)
Kepala Satpol PP DIY Noviar Rahmad. (RADAR JOGJA File)

JOGJA - Timbulnya korban jiwa dari petugas satlinmas pada pemilu tahun lalu menjadi evaluasi bagi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY.

Upaya pengetatan cek kesehatan pun dilakukan bagi personel yang akan bertugas di Pilkada 2024.

Kepala Satpol PP DIY Noviar Rahmad mengatakan, pada Pemilu 2019 lalu ada dua petugas satlinmas yang meninggal dunia.

Sehingga antisipasi pun dilakukan agar dalam pilkada tahun ini tidak kembali timbul korban jiwa dari petugas satlinmas.

Menurut Noviar, upaya yang dilakukan oleh Satpol PP DIY adalah dengan melakukan cek kesehatan bagi personil satlinmas yang akan bertugas di pilkada.

Untuk hal tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan KPU di tiap kabupaten/kota.

Dia mengungkapkan, di pilkada tahun ini ada 28.524 personil satlinmas yang bertugas di tempat pemungutan suara (TPS).

Ketugasan mereka menjaga keamanan dan ketertiban selama pemungutan suara berlangsung dengan jumlah dua orang di satu TPS.

“Kejadian di tahun 2019 ada dua orang (petugas satlinmas) meninggal, maka kami persyaratkan harus pemeriksaan kesehatan bagi yang akan bertugas di TPS,” terang Noviar, Minggu (25/8/2024).

Selain memperketat cek kesehatan, Noviar menyatakan, pihaknya juga telah melakukan melakukan pembekalan terhadap petugas satlinmas.

Materi yang diberikan tentang bagaimana peran mereka dalam antisipasi dan penganggulangan masalah di TPS.

Noviar menegaskan, bahwa dalam ketugasannya di pilkada 2024 personil satlinmas memang mempunyai hak pilih.

Namun dia berharap kepada satlinmas untuk tidak memihak atau menjadi tim sukses calon kepala daerah di TPS.

“Kami selalu tekankan netralitas bagi petugas satlinmas, mereka memang punya hak pilih tapi tidak boleh memihak,” ungkap Noviar.

Sementara itu, Wakil Gubernur DIY Paku Alam X berharap, agar personil satlinmas dan satpol pp bisa meningkatkan kesiapsiagaan menjelang pilkada. Sebab peran kedua lembaga itu cukup penting untuk menjaga ketertiban selama proses pesta demokrasi tersebut.

“Satpol PP dan Satlinmas harus siap mengawal proses demokrasi dengan menjaga keamanan dan ketertiban,” tegas Paku Alam. (inu)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Satlinmas Kota Jogja #cek kesehatan #Pilkada 2024 Kota Jogja #Petugas Satlinmas Kota Jogja