Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Akan Dimediasi Rektor, Konflik Panitia PKKMB dengan BEM UNY. Arwan Nur Ramadhan: Bertemu, Ngobrol, dan Musyawarah

Gunawan RaJa • Kamis, 8 Agustus 2024 | 21:38 WIB
ILUSTRASI - Suasana sehari pasca insiden aksi saling dorong antara panitia PKKMB dengan BEM UNY pada Rabu (7/8/2024)  (GUNAWAN/Radar Jogja)
ILUSTRASI - Suasana sehari pasca insiden aksi saling dorong antara panitia PKKMB dengan BEM UNY pada Rabu (7/8/2024) (GUNAWAN/Radar Jogja)

JOGJA - Polemik antara panitia pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru (PKKMB) dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mulai mencair.

Dalam penyelesaian masalah, pihak kampus akan membuka keran komunikasi.

Rekor UNY Prof. Sunaryanto mengkonfirmasi hal tersebut.

Hanya saja pihaknya belum bisa menyampaikan kepastian kapan waktu mediasi bisa dilaksanakan.

"Kami koordimasikan dulu njih (jadwal mediasi)," kata Sumaryanto pada Kamis (8/8/2024).

Sementara itu, panitia PKKMB UNY Arwan Nur Ramadhan mengatakan pasca insiden Selasa lalu mendapat informasi mengenai rencana kampus memediasi dengan BEM.

"Pihak kampus akan membantu memediasi mahasiswanya (BEM) datang dan bertemu dengan saya," ujarnya.

Dalam pertemuan itu nantinya kedua belah pihak bisa saling menyampaikan masukan mengenai permasalahan yang ada. 

"Prinsip saya siap bertemu dengan BEM."

"Mereka kan, anak didik kami sehingga kami siap. Nanti bisa bertemu, ngobrol dan musyawarah," ucapnya.

Soal waktu pelaksanaan mediasi, Arwan akan menginformasikan kembali.

Tentunya setelah ada arahan dari pimpinan perguruan tinggi.

"Tadi saya baru mendapat informasi sekilas tentang rencana mediasi itu," ucapnya.

Intinya, kata dia, rektor menginginkan agar terjadi mediasi dan pihak BEM diharapkan merespons dengan baik. 

"Kalau mahasiswanya mau (mediasi), tujuannya semua agar jelas," terangnya.

Terpisah, Ketua BEM UNY Farras Raihan mengaku belum mendapatkan informasi dari kampus mengenai rencana mediasi.

Kalaupun nanti ada informasi mengenai hal tersebut, akan dikomunikasikan dengan teman BEM lainnya.

"Karena permasalahan ini bukan hanya tentang saya selaku ketua BEM."

"Nanti kami bahas bersama teman-teman yang lain," kata Farras.

Secara pribadi dia berpendapat bahwa mediasi itu adalah hal baik.

Namun akan lebih baik lagi jika mediasi tidak hanya fokus pada insiden benturan.

Yakni antara panitia PKKMB dengan BEM beberapa waktu lalu.

"Karena ada isu- isu lain, dan perlu dikomunikasikan bersama," tegasnya. (gun)

 

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#BEM UNY #Kekerasan Kampus #pemukulan #Anwar Nur Ramadan #UNY #Anwar Nur Ramadhan #dicekik #pkkmb