Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Balita di Kota Jogja Dipantau lewat Aplikasi JSS, Turunkan Prevalensi Stunting, Pemkot Jogja Luncurkan Pandu Sagita

Iwan Nurwanto • Selasa, 6 Agustus 2024 | 03:00 WIB

OPTIMISTIS: Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja Emma Rahmi Aryani dalam kegiatan Gerakan Jambore Kader Pandu Sagita, Jumat (2/7).
OPTIMISTIS: Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja Emma Rahmi Aryani dalam kegiatan Gerakan Jambore Kader Pandu Sagita, Jumat (2/7).
 


RADAR JOGJA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja resmi meluncurkan program Pandu Sagita yang merupakan akronim dari Pemantauan Terpadu Permasalahan Gizi Balita.

Melalui program tersebut, pemkot bisa memantau sekaligus memverifikasi data balita stunting yang ada di tiap posyandu melalui aplikasi Jogja Smart Service (JSS).


Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja Emma Rahmi Aryani mengatakan, dalam mensukseskan program pandu sagita dibutuhkan peran kader. Sebab nantinya, mereka akan bertugas melakukan pemantauan balita stunting yang ada di setiap wilayah.


Pandu Sagita juga merupakan salah satu terobosan a untuk mendukung program penurunan stunting secara nasional. Sebab, hingga tahun ini angka prevalensi stunting di Kota Jogja sudah menyentuh 10,6 persen.

Jumlah itu purun 1,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya 11,3 persen.“Harapannya program ini dapat menyelesaikan permasalahan stunting di Kota Jogja,” ujar Emma di sela kegiatan Gerakan Jambore Kader Pandu Sagita, Jumat (2/7) lalu.


Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak PKK Kota Jogja Sugiharti Mulya Handayani berharap, melalui program pandu sagita bisa memaksimalkan pemantauan rutin status gizi. Sekaligus memberikan edukasi kepada kader kesehatan melalui aplikasi Pemantauan Permasalahan Gizi Balita (PPGB) di JSS.


Dia mengapresiasi, kekompakan para kader posyandu dalam upaya meningkatkan pengembangan posyandu di wilayahnya masing-masing. Sebab hal tersebut akan sangat berdampak pada penurunan prevalensi stunting.“Smoga dapat menambah semangat para kader posyandu,” harapnya. (inu/din)

Editor : Satria Pradika
#Kota Jogja #Jogja Smart Service #JAMBORE #Pemkot Jogja #Aplikasi JSS #gizi balita