Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ribuan Jemaah Haji DIY Telah Dipulangkan, Enam di Antaranya Meninggal Dunia dan Satu Masih Dirawat di Arab Saudi

Agung Dwi Prakoso • Senin, 5 Agustus 2024 | 22:29 WIB
Di puncak Gunung Arafah, atau yang dikenal sebagai Gunung Rahmat, jamaah haji memanjatkan doa
Di puncak Gunung Arafah, atau yang dikenal sebagai Gunung Rahmat, jamaah haji memanjatkan doa

JOGJA - Dari sebanyak 3.452 jemaah dan petugas haji dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah selesai menunaikan ibadah dan tugasnya. Dari keseluruhan jamaah haji tersebut, terdapat enam jamaah yang meninggal dunia di Tanah Suci dan satu orang masih dirawat di Dr Erfan & Bagedo General Hospital Jeddah, Arab Saudi.

Sebanyak 3.452 jamaah haji tersebut rinciannya sebanyak 393 jamaah dari Kota Jogja, 1.043 dari Bantul, 1.265 dari Sleman, 377 dari Gunungkidul dan 323 jamaah dari Kulon Progo. Ditambah 50 orang petugas kelompom terbang (kloter). Enam jamaah yang meninggal dunia telah dimakamkan di Arab Saudi.

"Dua jamaah haji yang meninggal berasal dari Yogyakarta, tiga dari Bantul dan satu dari Kulon Progo," ujar Kepala Kanwil Kemenag DIY Ahmad Bahiej di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Senin (5/8/2024).

Selanjutnya, satu orang jamaah dikabarkan masih berada di Dr Erfan & Bagedo General Hospital Jeddah untuk mendapatkan perawatan. Jamaah tersebut berasal dari Kabupaten Gunungkidul. Para jamaah tergabung dalam sembilan kloter, yakni kloter 46-54 ditambah dua kloter gabungan dengan Jawa Tengah. Keberangkatan jamaah haji tersebut langsung menuju Mekkah dan pulang melalui Bandara AMAA Madinah.

“Kami melakukan pelayanan meliputi layanan kesehatan, ibadah, melalui PPIH Embarkasi Solo, PPIH Kloter maupun PPIH Arab Saudi,” jelasnya.

Sepulang dari ibadah haji, para jamaah diharapkan bisa melestarikan kemabruran hajinya. Itu dilakukan dengan peran aktif di kegiatan sosial keagamaan masyarakat di tempat tinggal masing-masing.

“Aktif juga di majelis-majelis taklim serta bergabung dalam Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI)," tuturnya.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Agama DIY Aidi Johansyah menambahkan jamaah yang masih dirawat di Arab Saudi bernama Samidi Jowiryo Kromo Jiwo. Jamaah tersebut diduga karena faktor kelelahan dan juga mempunyai penyakit bawaan.

"Laki-laki umur 70 tahun dengan diagnosa Stroke Iscemik masuk RS mulai 18 Juni 2024," tandasnya.

Selanjutnya, enam orang yang meninggal dunia mayoritas merupakan lansia. Pertama adalah jemaah asal Bantul yakni Sumartilah Purwopardjoni (75 tahun), Ngatijo Wongso Sentono (87 tahun) dan Radijem Wongso Semita (94 tahun). Selanjutnya dari Kota Jogja yakni Tri Gunarsih (63 tahun) dan Basuki DM Darmowiyarjo (75 tahun).

"Satu dari Kulon Progo atas nama Rasid Kromo Karijo (85 tahun)," tambahnya. (oso)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#debarkasi #mabrur #jamaah haji pulang #DIY #embarkasi donohudan