Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Usai Komunitas Pesepeda, Kini Pelaku Wisata Dukung Singgih Raharjo Maju Calon Wali Kota Jogja

Iwan Nurwanto • Jumat, 19 Juli 2024 | 04:55 WIB

Pengendara Motor Melintasi Baliho Mantan PJ Walikota Jogja, Singgih Raharjo di Jalan Pasar Kembang, Gedong Tengen, Jogja, Kamis (18/7).ELANG KHARISMA DEWANGGA/RADAR JOGJA
Pengendara Motor Melintasi Baliho Mantan PJ Walikota Jogja, Singgih Raharjo di Jalan Pasar Kembang, Gedong Tengen, Jogja, Kamis (18/7).ELANG KHARISMA DEWANGGA/RADAR JOGJA
 

RADAR JOGJA - Meski belum mendeklarasikan diri untuk ikut dalam Pilkada 2024, dukungan terhadap Singgih Raharjo untuk maju sebagai bakal calon wali kota Jogja makin deras. Kali ini dilakukan oleh elemen masyarakat yang menamakan dirinya Komunitas Pelaku Wisata Kota Jogja.


Koordinator Komunitas Pelaku Wisata Kota Jogja Subandono mengakui pihaknya memang mendukung kepala Dinas Pariwisata DIY itu untuk maju sebagai wali kota. Alasannya, Kota Jogja sudah dikenal sebagai kota pendidikan dan pariwisata.


Hal itu, dinilai Subandono, sudah cukup dikuasai oleh sosok Singgih karena pernah menjadi birokrat di Dinas Pendidikan dan Dinas Pariwisata DIY. Selain itu, Singgih juga dinilai cukup konsen terhadap pengembangan pariwisata di Jogjakarta. Serta kerap mendengarkan aspirasi dari para pelaku wisata.


“Maka dari itu kami sebagai pelaku wisata sangat mendukung Pak Singgih untuk menjabat sebagai wali kota,” ujar Subandono saat ditemui Kamis (18/7).


Subandono menyatakan, Komunitas Pelaku Wisata Kota Jogja juga sudah menyiapkan ratusan orang yang siap mendukung Singgih sebagai calon wali kota. Terdiri para pelaku wisata di wilayah Karangwaru, Ratmakan, dan Jetis. Bahkan tidak menutup kemungkinan para pelaku wisata lain juga ikut dalam gerakan dukungan kepada Singgih.


Lebih dari itu, komunitas tersebut diketahui juga sudah memasang baliho dukungan kepada Singgih di Perempatan Jetis. Isi dalam baliho itu "Seyogyanya Singgih Saja, Bareng-bareng Memajukan Pariwisata Kota Yogyakarta." Hal itu diakui Subandono bentuk dorongan agar Singgih maju sebagai wali kota.


“Ya (baliho) itu kami pasang secara swadaya. Kami bantingan (patungan) untuk memasang baliho itu,” tegas Subandono.
Sebelumnya, gabungan pesepeda yang mengatasnamakan Jaringan Pesepeda Yogyakarta juga memasang baliho dukungan kepada Singgih Raharjo. Baliho dari gabungan beberapa komunitas pesepeda itu terpasang di Jalan Pasar Kembang.


Dikonfirmasi terkait terpasangnya beberapa baliho dirinya, Singgih mengaku baru mengetahui gelombang dukungan kepada dirinya untuk maju sebagai wali kota cukup deras. Baik dari para pelaku wisata maupun komunitas pesepeda.


Diakui, selama ini memang cukup aktif dalam berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat. Entah kegiatan bersepeda maupun berkomunikasi dengan para pelaku wisata. Dia menilai hal itu merupakan bentuk harapan dari masyarakat agar sektor pariwisata di Kota Jogja dapat semakin maju.


“Karena saya di Dinas Pariwisata itu juga sudah enam tahun,” kata Singgih. Terkait semakin banyaknya dukungan terhadap dirinya, ia mengaku baru bisa sekadar menyampaikan terima kasih. Lantaran sampai saat ini dia juga masih berstatus sebagai ASN.


Disinggung pengajuan pensiun dini yang sudah dilakukan, Singgih enggan memastikan bahwa keputusan itu akan mengarah ke Pilkada 2024. Sebab, sampai saat ini pengajuan pengunduran dirinya juga masih berproses di Badan Kepegawaian Negara (BKN).


"Saya tidak mau mendahului (sebelum proses pensiun dini selesai), sehingga saya hanya bisa mengucapkan terima kasih kepada yang sudah mendukung saya," tambahnya. (inu/laz)

Editor : Satria Pradika
#pelaku wisata #Komunitas pesepeda #Pilkada #bkn #Wali Kota Jogja #Singgih Raharjo