Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Progres Perekaman e-KTP Pemilih Pemula Capai 71 Persen

Iwan Nurwanto • Rabu, 10 Juli 2024 | 05:35 WIB
KEJAR TARGET: Siswa SMA yang merupakan pemilih pemula melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) di Balai Pendidikan Menengah, Kota Jogja, beberapa waktu lalu.
KEJAR TARGET: Siswa SMA yang merupakan pemilih pemula melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) di Balai Pendidikan Menengah, Kota Jogja, beberapa waktu lalu.

 

RADAR JOGJA - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Jogja terus melakukan perekaman terhadap Daftar Penduduk Potensial Pemilih (DP4) atau pemilih pemula. Hingga pekan pertama Juli ini capaiannya sudah menyentuh 71,78 persen.

Kepala Disdukcapil Kota Jogja Septi Sri Rejeki mengatakan, total pemilih pemula di wilayahnya mencapai 12.312 jiwa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 8.838 jiwa sudah melakukan perekaman e-KTP. “Sementara untuk yang belum melakukan perekaman atau saat ini tengah berproses mencapai 3.474 jiwa,”ujar Septi, Selasa (9/7).

Menurutnya, jumlah pemilih pemula yang belum melakukan perekaman e-KTP merata pada seluruh kemantren di Kota Jogja. Rata-rata mencapai kisaran 70 hingga 400 jiwa pada tiap kemantren. 


Wilayah dengan jumlah pemilih pemula yang paling banyak belum melakukan perekaman berada di kemantren Umbulharjo dengan 470 jiwa. Disusul Gondokusuman 371 jiwa, Kotagede 345 jiwa, dan Tegalrejo 325 jiwa.


Mayoritas pemilih pemula ini dari kalangan pelajar. Sehingga sosialisasi melalui sekolah-sekolah pun menjadi salah satu agenda rutin yang dilakukan.


Di samping itu, Disdukcapil juga terus mengoptimalkan perekaman e-KTP secara jemput bola. Yakni dengan menyediakan fasilitas perekaman e-KTP pada kantor-kantor kemantren.“Targetnya Agustus bisa selesai,” terang Septi.

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kota Jogja Siti Nurhayati menyebut, pemilih pemula merupakan kategori yang cukup rawan disusupi pelanggaran pemilu. Yakni berupa politik uang.

Oleh karena itu, dia berharap, agar pemilih pemula terus memperbarui wawasan tentang tahapan Pilkada 2024 melalui media resmi penyelenggara pemilu. Di samping itu, juga perlu memahami visi dan misi calon wali kota yang nantinya akan dipilih.

“Meningkatnya kesadaran politik yang baik akan membantu mewujudkan pilkada yang jujur, adil, dan bermartabat,” terang Siti. (inu/din)

Editor : Satria Pradika
#Kota Jogja #Disdukcapil #dp4 #Perekaman e-KTP