JOGJA - Untuk beberapa hari ke depan masyarakat Kota Jogja harus akrab dengan yang namanya kemacetan.
Sebab dari prediksi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja, kepadatan lalu lintas akibat musim liburan bakal terus terjadi hingga pekan depan.
Kepala Dishub Kota Jogja Agus Arif Nugroho mengatakan, kondisi lalu lintas di Kota Jogja mengalami peningkatan jumlah kendaraan hingga 80 persen dibandingkan hari biasa.
Kondisi itu memang tidak dipungkiri dapat berdampak pada kepadatan lalu lintas atau kemacetan.
Menurut Arif sapaanya, dari hasil pantauan Dishub Kota Jogja setidaknya ada enam ruas jalan yang menjadi titik rawan kemacetan.
Meliputi Jalan Sudirman dari Jembatan Gondolayu hingga Tugu Jogja, kemudian Simpang Pingit, lalu Lingkar Gitatory Malioboro, Jalan Sultan Agung, Jalan Senopati, serta Jalan KH. Ahmad Dahlan.
Mantan Camat Gondomanan itu pun memprediksi, situasi lalu lintas yang padat dan penuh sesak kendaraan seperti sekarang juga dapat terjadi selama musim liburan sekolah.
Kemungkinannya, lalu lintas di Kota Jogja dapat kembali normal mulai pekan depan
“ Prediksinya sampai hari sabtu depan atau akhir masa liburan sekolah (lalu lintas di Kota Jogja bisa kembali normal),” ujar Arif saat dikonfirmasi, Minggu (7/7).
Secara terpisah, Penjabat (Pj) Wali Kota Jogja Sugeng Purwanto menyampaikan, pihaknya juga sudah menyiapkan strategi mengatasi lonjakan sampah selama musim liburan. Upayanya diwujudkan dengan memaksimalkan peran tiga TPS3R di Kota Jogja. Disamping itu, sebagian kecil sampah juga masih dapat dibawa ke TPA Piyungan.
Dia menjelaskan, bahwa TPS3R Kranon, Karangmiri dan Nitikan sendiri mampu mengelola sampah sebesar 140-160 ton. Kemudian nantinya juga akan didukung pengolahan di tingkat depo seperti di depo Tompeyan dan depo Pasar Demangan.
“Di situ (depo) akan dilakukan pengelolaan sampah dalam skala tidak besar untuk mengurangi beban ke Kranon dan lainnya. Minimal masing-masing lima ton,” terang Sugeng. (inu)
Editor : Iwa Ikhwanudin