JOGJA - Berkelana antarlokasi dijadikan hobi bagi sebagian orang.
Bagi Aris Risdiana Ekasasmita, di antara lokasi traveling yang dikunjungi adalah makam atau kuburan.
"Sejak kecil saya suka berkelana," kata Aris Risdiana Ekasasmita pada Jumat (5/7/2024).
Tepatnya masa-masa tsanawiyah atau SMP, suka berkelena sendirian.
Memasuki usia remaja, traveling lebih kepada tujuan bermain.
"Kan, enak bisa ada alasan untuk izin ke pengurus supaya bisa keluar pesantren," ucapnya.
Tapi di waktu sekarang, Dosen Program Studi Manajemen Dakwah, Sekretaris Admisi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyampaikan bahwa berkelana harus mampu bahagia hati, lahir dan batin.
Bersama dengan sesama penghobi traveling melakukan perjalanan ramai-ramai.
"Lokasi yang sering dikunjungi kalau berziarah, ke makam Wotgaleh Berbah sedangkan kalau berwisata alam mulai dari Kaliurang, Parangtritis, sampai Aceh," terangnya.
Dengan hobi ini dia jadi lebih tenang karena bisa mengenal ciptaan Tuhan.
Dia berpegang pada pedoman hidup muslim Al Quran Surat Al-Mulk Ayat 15.
Yang artinya kurang lebih Dialah yang menjadikan bumi untuk kamu yang mudah dijelajahi, maka jelajahilah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya.
Dan hanya kepada-Nyalah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.
"Kalau berziarah pakai mobil pribadi sedangkan untuk berkelana ke alam pastinya angkutan masal," terang pengusaha biro traveling PT Kelana Dua Tiga tersebut. (gun)
Editor : Iwa Ikhwanudin