Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Festival Foto Jogja dan Festival Film Kampung #3 2024 Resmi Dibuka, Wadah Kreativitas Memaksimalkan Perangkat Digital

Elang Kharisma Dewangga • Sabtu, 22 Juni 2024 | 03:30 WIB
Pengunjung mengamati karya foto yang dipajnag saat pameran foto jogja dan festival film kampung di Rooftop Pasar Prawirotaman, Jogja, Jumat (21/6). ELANG KHARISMA DEWANGGA/RADAR JOGJA
Pengunjung mengamati karya foto yang dipajnag saat pameran foto jogja dan festival film kampung di Rooftop Pasar Prawirotaman, Jogja, Jumat (21/6). ELANG KHARISMA DEWANGGA/RADAR JOGJA

 

RADAR JOGJA - Pemkot Jogja melalui Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian (Diskominfosan) resmi membuka Festival Foto Jogja dan Festival Film Kampung 2024. Kegiatan ini diselenggarakan selama tiga hari (21-23/6) di Rooftop Pasar Prawirotaman, Brontokusuman, Mergangsan, Kota Jogja.


Kepala Diskominfosan Kota Jogja Tri Hastono mengatakan, Festival Foto Jogja dan Festival Film Kampung tahun ini menjadi kali ketiga diselenggarakan. Ini menjadi wadah kreativitas bagi anak-anak muda di Kota Jogja, khususnya dalam bidang fotografi dan sinematografi.

Pembukaan Festival Foto Jogja dan Festival Film Kampung #3 2024 di Rooftop Pasar Prawirotaman, Jogja, Jumat (21/6).IWAN NURWANTO/RADAR JOGJA
Pembukaan Festival Foto Jogja dan Festival Film Kampung #3 2024 di Rooftop Pasar Prawirotaman, Jogja, Jumat (21/6).IWAN NURWANTO/RADAR JOGJA


Pejabat yang akrab disapa Kelik ini menerangkan, festival ini juga diharapkan dapat mendorong generasi muda di Kota Jogja untuk memaksimalkan perangkat-perangkat digitalnya. Tak terkecuali perangkat sederhana seperti handphone untuk membuat sebuah karya foto dan film.


"Biasanya anak-anak muda menggunakan gadget untuk social entertaint. Nah, melalui festival ini kami mengajak mereka menggunakan untuk aktivitas-aktivitas kreatif, baik itu foto atau membuat video,” ujar Kelik di sela kegiatan, Jumat (21/6).


Dia melanjutkan, festival juga diharapkan dapat menjadi media untuk memunculkan ide-ide kreatif generasi muda di Kota Jogja. Sebab dalam proses membuat karya foto dan video, tentu dibutuhkan ilmu yang harus terus dikembangkan.

Pengunjung mengamati karya foto yang dipajnag saat pameran foto jogja dan festival film kampung di Rooftop Pasar Prawirotaman, Jogja, Jumat (21/6). ELANG KHARISMA DEWANGGA/RADAR JOGJA
Pengunjung mengamati karya foto yang dipajnag saat pameran foto jogja dan festival film kampung di Rooftop Pasar Prawirotaman, Jogja, Jumat (21/6). ELANG KHARISMA DEWANGGA/RADAR JOGJA


Melalui festival foto dan film itu, dia ingin nantinya juga bisa menjadi sebuah wadah untuk mengabadikan keunikan-keunikan yang ada di Kota Jogja. Terlebih destinasi wisata, budaya, hingga kebiasaan masyarakat lokal melalui karya foto dan video.


Kelik berharap adanya kegiatan itu juga dapat semakin meningkatkan kreativitas generasi muda. Khususnya dalam hal mengenal sudut pengambilan gambar (angle), melalui kamera, membuat script film, hingga menentukan alur cerita dalam sebuah karya.


Menurutnya, kegiatan itu juga terbukti cukup menarik minat generasi muda di Kota Jogja untuk menampilkan kreativitasnya. Ada 91 foto yang dipamerkan dalam festival ini. Sebelumnya ada 1.000 karya yang masuk untuk kurasi.
"Harapannya melalui festival ini dapat membuat mereka semakin bisa memunculkan ide-ide kreatifnya,” terang Kelik. (inu/laz)

Editor : Satria Pradika
#rooftop #Yogyakarta #Diskominfosan #DIY #Pameran #festival film #Pasar Prawirotaman #Jogja