Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kekurangan Lahan, Kota Jogja Bangun Ruang Terbuka Hijau Publik di Atas Bekas Pemakaman 

Iwan Nurwanto • Minggu, 9 Juni 2024 | 12:50 WIB
Alun-Alunsalah satu ikon Yogyakarta
Alun-Alunsalah satu ikon Yogyakarta

 

JOGJA - Ketersediaan ruang terbuka hijau publik (RTHP) di Kota Jogja tergolong masih minim. Pasalnya, wilayah tersebut belum memenuhi syarat minimal 30 persen yang diatur dalam Undang-undang Nomor 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

 

Ketua Tim Pengelolaan RTHP Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja Nurhayadi mengatakan, total luas RTHP di Kota Jogja baru mencapai 6,58 juta meter persegi.

Angka itu baru memenuhi 20,07 persen dari total luas wilayah Kota Jogja besarnya 32,82 kilometer persegi.

Nur menyebut, sulitnya memenuhi target 30 persen RTHP dikarenakan berbagai kendala. Di antaranya minimnya ketersediaan lahan untuk pembangunan RTHP. Kemudian juga banyaknya alih fungsi lahan RTHP menjadi hunian dan tempat usaha.

 

Di samping itu, lanjut dia, hambatan pemenuhan RTH juga dikarenakan kurangnya peran serta masyarakat dan dunia usaha dalam menyediakan minimal 10 persen lahannya sebagai RTH. Serta banyaknya RTH privat yang sebelumnya penuh dengan vegetasi ditebang untuk fungsi lain.

 

“Selain itu, juga belum adanya payung hukum yang mendukung keberfungsian dan keberadaan RTH,” ujar Nur saat dikonfirmasi, Jumat (7/6).

Meskipun menghadapi berbagai hambatan, Nur mengaku, pemerintah terus berupaya agar jumlah RTH di Kota Jogja bertambah. Upayanya dilakukan dengan pembangunan lima RTH pada tahun ini.

 

Dari jumlah lima RTHP itu, dua di antaranya sudah selesai dibangun. Yakni RTHP RW.09 di Jatimulyo, kalurahan Kricak dan penambahan fasilitas pelengkap di RTHP Wirobrajan yang lokasinya di bekas Makam Jobrapan.

Sementara untuk tiga yang masih dalam proses pembangunan di antaranya RTHP Bausasran RW.09, RTHP Sosromenduran RW.04, dan RTHP Sorosutan RW.04. Ketiga RTHP itu ditargetkan dapat selesai pada tahun ini.

 

“Jadi sampai saat ini total yang sudah terbangun sudah ada 60 titik RTHP,” terang Nur. (inu)

Editor : Heru Pratomo
#Ruang Terbuka Hijau Publik #Kota Jogja #kekurangan #rthp #lahan #bekas makam belanda #Wirobrajan