JOGJA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja menambah mesin layanan Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) di dua titik strategis ruang publik yang banyak dikunjungi masyarakat yaitu di komplek Pasar Aneka Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasthy) dan Taman Pintar.
Target pengadaan mesin ADM di ruang publik untuk mempermudah akses masyarakat dan mengurangi antrian dalam proses cetak adminsitrasi kependidikan dan pencatatan sipil.
Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Tri Isminingsih mengatakanPemkot Jogja telah memiliki total enam unit mesin ADM yang tersebar di ruang publik se Kota Jogja.
Titik lokasi tersebut berada di Kantor Disdukcapil Kota Jogja, Mal Pelayanan Publik (MPP), Kantor Kemantren Jetis, Kantor Kemantren Mergangsan,dan ditambah dua lokasi yang baru yaitu di Pasthy dan Taman Pintar.
"Rencananya anatar bulan Juli dan Agustus akan kita tambah lagi di Kemantren Wirobrajan dan Danurejan," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (30/5/2024).
Masyarakat bisa mengakses ADM untuk keperluan pencetakan KK, Akta kelahiran, Akta kematian dan Kartu Identitas Anak (KIA).
Masyarakat bisa mengajukan permohonan ke Disdukcapil yang bisa diakses di Jogja Smart Service untuk mendapatkan barcode yang berfungsi untuk pencetakan fisik surat.
“Lalu dikirim lewat email barcode. Barcode itu nanti yang dipakai untuk di ADM bisa digunakan berkali-kali," tuturnya.
Ia juga menginformasikan bahwa masyarakat bisa mengakses layanan ADM baru di Pasthy dan Tampin sesuai dengan jam operasional tempat tersebut.
Untuk lokasi Pasthy bisa diakses hingga malam hari karena jam operasional Pasthy bisa sampai malam.
"Animo masyarakat mengakses lewat ADM cukup tinggi karena memang dimudahkan dan tidak perlu antre," jelasnya.
Pengadaan mesin ADM tersebut melalui dana APBD Kota Jogja tahun 2024. Penambahan dua mesin pada pertengahan tahun besok juga diharapkan dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan target.
Proses pencetakan di Seluruh mesin ADM di Kota Jogja tudak dipungut biaya.
Penjabat Wali Kota Jogja, Sugeng Purwanto menambahka adanya tambahan dua mesin ADM bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat khususnya dalam pencatatan sipil dan administrasi publik.
Hal itu sesuai dengan komitmen Pemkot Jogja yaitu memberikan pelayan agar lebih praktis, cepat dan mutakhir.
"Masyarakat tidak perlu lagi mengantre dan menghabiskan waktu untuk mengantri layanan cetak manual," ujarnya
Dengan penambahan dua mesin ADM di ruang publik tersebut menjadikan masyarakat lebih memiliki banyak pilihan tempat untuk mengurus terkait pencatatan sipil dan adminsitrasi publik.
Pemilihan penempatan mesin ADM yang baru yaitu di Pasthy dan Tampin dinilai tepat karena merupakan pusat keramaian yang mudah diakses masyarakat.
"Di situ sentralnya publik berkumpul. Harapanya akan lebih banyak masyarakat yang mengakses," tuturnya. (oso)
Editor : Iwa Ikhwanudin