Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Usai Ditunjuk Gubernur DIY Sultan HB X Jadi Penjabat Wali Kota Jogja, Sugeng Purwanto: Kota Jogja Itu Hutan Belantara seperti Apa

Agung Dwi Prakoso • Kamis, 23 Mei 2024 | 17:05 WIB
Pisah sambut penjabat wali kota Jogja di Balai Kota Jogja Rabu (22/5) malam
Pisah sambut penjabat wali kota Jogja di Balai Kota Jogja Rabu (22/5) malam

RADAR JOGJA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja menyelenggarakan acara pisah sambut Penjabat Wali Kota Jogja Singgih Raharjo yang akan diganti dengan Penjabat yang baru  Sugeng Purwanto.

Sugeng menyampaikan komitmenya dalam penugasanya sebagai Penjabat Walikota Jogja yang baru akan meneruskan program karya Singgih dan mendengarkan aspirasi masyarakat dengan tidak mendirikan sekat. 

 

Acara pisah sambut tersebut dihadiri oleh oleh seluruh kepala dinas lingkup pemerintah Kota Jogja beserta OPD terkait. Selain itu, hadir juga perwakilan dari DPRD Kota Jogja dan Sekda Kota Jogja beserta jajaranya. 

Acara diawali dengan sambutan oleh Singgih Raharjo sebagai mantan Penjabat Walikota Jogja dan dilanjutkan sambutan oleh Sugeng Purwanto sebagai Penjabat Wali Kota yang baru. 

 

Acara tersebut ditutup dengan penyerahan cinderamata dari Pemkot Jogja kepada Singgih Raharjo. Penyerahan tersebut diberikan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Jogja, Wasesa. 

 

Dalam sambutanya, Sugeng Purwanto menyampaikan dirinya ditunjuk menggantikan Singgih Raharjo secara mendadak sama seperti saat penunjukan Singgih dulu. Penunjukan tersebut langsung dari Gubernur DIJ Hamengkubuwono (HB) X. 

"Ora ono udan ora ono petir tiba-tiba ditinbali oleh Ngarso Dalem. Satu kata yang saya ucapkan siap sendiko dawuh," ujar Sugeng, Rabu (22/5/2024). 

 

Sugeng mengatakan walaupun dirinya siap tetapi ia masih belum mengenal Kota Jogja seutuhnya. Dengan demikian, is mengajak seluruh pejabat Pemkot Jogja untuk berkolaborasi demi memajukan Kota Jogja. 

 

"Setelah ditumbali saya bingung, di Kota Jogja itu hutan belantara seperti apa," ujarnya. 

Ia mengaku saat dirinya menjadi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY jarang sekali merambah ke Kota Jogja. Hal tersebut karena banyak lahan pertanian yang ada di kabupaten. 

 

Sugeng menyampaikan hal yang pertama akan dilakukan adalah meneruskan program-program yang sudah berjalan. Terdapat dua rumus kunci yang ditekankan oleh Sugeng saat akan menjalankan pemerintahan Kota Jogja. 

 

"Lakukan yang seharusnya dilakukan dan jangan lakukan untuk sesuatu yang tidak seharusnya," tandasnya. 

 

Sugeng juga meneruskan perkataan dari Ngarso Dalem saat berpesan kepadanya. Bagi Sugeng pesan tersebut lah yang menjadi semangat dirinya dalam mengemban tugas sebagai PJ Walikotw Jogja. 

"Ati-ati yo, sing jejek, nek ono opo-opo matur (berhati hatilah, tetap tegus, kalau ada apa apa bilang)," ujar Sugeng menirukan pesan HB X. 

 

Sementara itu, Mantan Penjabat Wali Kota Jogja, Singgih Raharjo menyampaikan tantangan utama di Kota Jogja adalah perihal masalah sampah. Namun, dirinya telah berupaya selama setahun untuk menanggulangi permasalahan tersebut.

 

"Masalah sampah itu memang tantangan cukup besar. Ini permasalahan sejak puluhan tahun dan saya merasa puas bekerjasama dengan teman-teman di Pemkot," ujarnya. 

Selain itu, bagi Singgih apapun yang terjadi saat menjabat sebagai PJ Walikota Jogja merupakan pengalaman baginya. Dirinya juga bersyukur dan menikmati lika-liku perjalanan saat dirinya menjabat. 

 

"Ini kesempatan luarbiasa yang akan menjadi catatan di hidup saya," tuturnya. (oso)

 

 

Editor : Heru Pratomo
#Sugeng purwanto #gubernur #Penjabat Wali Kota Jogja #Singgih Raharjo