Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jemaah Calon Haji DIY Diimbau Cegah Heat Stroke, Waspadai Cuaca Panas Ekstrem di Arab Saudi

Winda Atika Ira Puspita • Selasa, 14 Mei 2024 | 15:35 WIB
PAMITAN: Jemaah calon haji DIJ mengikuti acara pamitan haji dengan Wagub DIJ Paku Alam X, di Bangsal Kepatihan, kemarin (13/5).
PAMITAN: Jemaah calon haji DIJ mengikuti acara pamitan haji dengan Wagub DIJ Paku Alam X, di Bangsal Kepatihan, kemarin (13/5).

RADAR JOGJA – Sebanyak 3.402 jemaah calon haji (JCH) DIJ diberangkatkan ke Tanah Suci. Kepada mereka, Dinas Kesehatan (Diskes) DIJ mengimbau agar JCH waspada kesehatannya di tengah cuaca panas ekstrem di Arab Saudi. Mereka diminta dapat mencegah heat stroke.

Kepala Diskes DIJ Pembajun Setyaningastutie mengatakan, heat stroke sangat berisiko dan berbahaya untuk lanjut usia (lansia). Utamanya untuk yang kekurangan air di tengah cuaca panas ekstrem. Meski tidak menutup kemungkinan kalangan orang muda berpotensi terserang jika tak menjaga daya tahan tubuhnya di tengah aktivitas yang tinggi saat cuaca panas terik.Biasanya orang yang kena karena daya tahan tubuhnya kurang baik. “Karena itu, perbanyak makan buah dan minum air," katanya di Kompleks Kepatihan, kemarin (13/5).

Pembajun menjelaskan, heat stroke atau serangan panas berbahaya menyerang lansia lantaran bisa menyerang heart attack atau serangan jantung jika memiliki riwayat tersebut. Sehingga, lansia diminta sudah mempersiapkan kondisi dan menjaga serta meningkatkan kesehatan dirinya, terlebih sebelum melaksanakan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci, termasuk juga harus mengenali kondisi gejala heat stroke. Para jemaah haji dihimbau tidak terlalu memaksakan diri beraktivitas di tengah cuaca panas. Para jemaah haji juga dihimbau wajib melindungi diri dari paparan sinar matahari langsung. Setidaknya, bisa diupayakan memakai pelindung diri.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama DIJ Masmin Afif mengatakan, 3.402 JCH terbagi dalam 11 kelompok terbang (kloter). Mereka terdiri atas 3.147 orang berasal dari kuota reguler, 128 kuota tambahan, dan 74 orang yang merupakan calon haji mutasi dari daerah lain. Dari jumlah tersebut, kuota jamaah calon haji lansia tercatat sebanyak 157 orang. (wia/din)

Editor : Satria Pradika
#haji #tanah suci