RADAR JOGJA - Baluran cat samaran wajah dan senjata laras panjang mainan menghiasi masa kecil Fikri Disyacitta. Sempat bercita-cita masuk tentara, tapi takdir menuntunnya menjadi tenaga pendidik profesional.
Sekarang profesinya sebagai Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Saat lagi lucu-lucunya, Fikri suka main tembak-tembakan dan hobi membaca buku non-fiksi atau komik. "Semasa kecil sempat bercita-cita menjadi tentara. Tetapi kemudian lebih tertarik di dunia penelitian ketika S1," kata Fikri.
Dia ingat ketika pulang sekolah mendapat 'serangan' beruntun dari 'tentara' sebelah. Senapan atau pistol, biasanya pakai kertas lipat dan pelurunya dijepret pakai karet gelang.
"Main tembak-tembakan sama teman-teman di sekolah," kenangnya. (gun/eno)
Editor : Satria Pradika