JOGJA - Suasana Kompleks Kepatihan Jogja tak seperti biasanya, ribuan masyarakat umum dari berbagai daerah mengantre hingga mengular.
Mereka ada yang datang sejak pukul 06.30 untuk bersiap bersilaturahmi dengan Gubernur Hamengku Buwono (HB) X dan Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X dalam acara open house yang digelar Pemprov DIY pukul 09.00.
Warga Kasihan Bantul Dian turut dalam antrean yang mengular. Ia datang sejak pukul 08.30 bersama kedua anaknya ingin bersilaturahmi dengan HB X dan PA X.
"Iya tiap tahun selalu kesini sejak anak pertama saya usia tiga tahun, sekarang sudah usia 10 tahun," katanya kepada Radar Jogja ditemui di Kompleks Kepatihan Selasa (16/4).
Ibu tiga anak itu yang berpakaian rapi menggendong anak ketiganya meyakini bahwa setelah bersalaman dengan Raja Keraton beserta permaisuri dan Adipati Pakualaman beserta permaisuri maka keberkahan akan menyertai.
"Soalnya kan kata zaman orang dulu berkah ya kalau bersalaman dengan beliau. Makanya tiap tahun kesini ingin mencari keberkahan, semoga makin berkah dan dikasih panjang umur juga beliau," ujarnya.
Warga lain, Dwi Astiningsih juga datang bersama dua anaknya sejak pagi. Ia turut dalam antrean untuk bersalaman dengan pimpinan daerah di DIY.
Kali ini Dwi datang untuk yang kedua kalinya, dari yang pertama sebelum pagebluk korona.
Pertama kalinya ia datang saat anaknya usia 3 tahun, sekarang berusia 11 tahun.
"Salaman buat ketemu Sri Sultan, sebelumnya belum pernah ketemu tapi kalau salaman pernah saat even tertentu," jelas warga Semaki Mandala Krida.
Sedangkan Watini, 50, berhasil bersalaman dengan Ngarsa Dalem beserta permaisuri dan Adipati Pakualaman PA X beserta permaisuri sekitar pukul 09.00. Dia datang bersama rombongan pengajian menggunakan dua bus dari Sumberagung Jetis Bantul.
Kesan pertama merasa bangga dan kagum bisa bersalaman kembali dengan Raja Keraton Jogja sekaligus Gubernur DIY itu.
"Ya senang kagum. Ekspresi beliau tadi senyum senang sambil menyampaikan sugeng riyadi maaf lahir batin gitu," katanya.
Kali ini merupakan silaturahmi ketiga kalinya yang dia pernah datangi, dari acara yang sebelumnya juga pernah digelar Pemprov DIY setiap Idulfitri. Namun, sempat berhenti karena Covid-19
"Persiapan sejak setengah tujuh tadi, antrenya banyak. Jam sembilaan kira-kira berhasil salaman," jelasnya.
Setelah berhasil bersalaman dengan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY, dan juga ditemui oleh istri Gubernur DIY GKR Hemas dan istri Wakil Gubernur DIY GKBRAA Paku Alam dia mencicipi menu-menu yang disajikan.
Masyarakat yang datang seluruhnya juga dijamu dengan sajian-sajian kuliner tradisional dari DIY seperti soto ayam, mie jawa goreng/rebus, nasi liwet, aneka jenang dan aneka minuman yang telah disediakan secara prasmanan.
"Iya menyicipi semua menu, jenang, soto, nasi liwet, sayur jipang, mi goreng, mi godog. Lebih kurang acaranya hampir sama dengan sebelum-sebelumnya," tambahnya. (wia)
Editor : Amin Surachmad