Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mulai dari Ipad hingga Helm Barang Tertinggal di Stasiun Nilainya Mencapai Rp 126 Juta

Heru Pratomo • Senin, 15 April 2024 | 14:30 WIB
Photo
Photo


RADAR JOGJA – Kepadatan penumpang di stasiun berimbas pada banyaknya barang penumpang tertinggal. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 6 Jogja telah mengembalikan sebanyak 30 barang milik penumpang yang tertinggal di kereta maupun stasiun. Jika ditaksirkan barang-barang tersebut senilai Rp 126.606.000 yang berupa tas, pouch, dompet berisi uang, laptop, handphone, Ipad, pakaian serta helm. 


"(Barang) itu kita temukan dalam masa Angkutan Lebaran 2024 pada periode 31 Maret hingga 12 April atau 13 hari," ujar Manager Humas Daop 6 Jogja Krisbiyantoro dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (13/4). 


Barang milik penumpang tersebut diamankan oleh petugas yang sedang berjaga dan telah di-input dalam database sistem Lost and Found. Dikarenakan masa penumpang cukup tinggi, pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam membawa barang bawaan.

"Sebelum meninggalkan stasiun atau kereta api, kami meminta agar para pelanggan dapat memeriksa kembali barang bawaan dengan cermat dan teliti," jelasnya. 


Bagi penumpang yang merasa kehilangan atau barangnya tertingal di wilayah stasiun bisa melaporkan kepada petugas. Selain itu, pelanggan juga bisa memanfaatkan layanan kontak center KAI 121.

"Saat kereta api tiba di stasiun tujuan akhir, petugas akan melakukan pengecekan disetiap rangkaian untuk memastikan tidak ada barang bawaan penumpang yang tertinggal," tandasnya. 


Proses pencarianya adalah apabila ada laporan kehilangan dari pelanggan, para petugas akan segera melakukan pencarian. Jika seketika itu ditemukan, barang tersebut akan segera dikembalikan.

Tetapi jika belum ketemu, pelanggan bisa meninggalkan nomor handphone untuk keperluan komunikasi jika ada perkembangan penemuan barang tersebut.  "Jika ditemukan maka untuk proses penyerahan pelanggan wajib menunjukkan kartu identitas untuk verifikasi kepemilikan barang," bebernya. 


Sementara itu, salah seorang penumpang kereta, Ridho Surya Candra menyampaikan situasi di area stasiun Maguwo yang masih dalam wilayah kerja Daop 6 sejak kemarin tekah dipadati penumpang.

Selain itu didalam gerbong pun dirinya harus berdesakan dan tidak mendapatkan tempat duduk. "Karena sangat padat jadi memang harus berhati-hati dalam membawa barang bawaan baik di stasiun maupun dalam gerbong," ujarnya. (oso/pra)

Editor : Satria Pradika
#Daop 6 Jogja #pt kereta api indonesia (kai) #barang tertinggal di stasiun