Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Antisipasi Nuthuk Momen Libur Lebaran, Pemprov DIY Minta Difoto, lalu Laporkan ke Kanal Aduan

Adib Lazwar Irkhami • Jumat, 5 April 2024 | 13:15 WIB
GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA

RADAR JOGJA - Sebagai upaya tidak terulangnya fenomena nuthuk parkir maupun pedagang, Pemprov DIY mengantisipasi dengan menyediakan kanal aduan. Siapa pun yang menjadi korban nuthuk bisa melaporkan ke sosial media milik pemprov.


Sekprov DIY Beny Suharsono mengatakan, antisipasi nuthuk harus dilakukan. Apalagi fenomena itu terus berulang setiap ada momen liburan. Terlebih, hal itu berpotensi merusak citra pariwisata DIY. "Harus dilaporkan, kita punya pengalaman berulang," katanya di Kompleks Kepatihan, Jogja, kemarin (4/4).


Beny menjelaskan, korban nuthuk di manapun berada ketika mengalami peristiwa itu diminta menunjukkan bukti dengan cara mengambil gambar karcis yang tertera tarif dari juru parkir di atas batas wajar. "Kalau ada ya laporkan. Jadi lihat laporkan, difoto," ujarnya.


Beny menyebut, pelaporan terhadap fenomena nuthuk bisa melalui Direct Mesaage (DM) Instagram milik Pemprov DIY maupun Pemkot Jogja. Nanti akan ada admin yang menanggapi laporan itu dengan meneruskan laporan ke Dinas Perhubungan yang memiliki kewenangan terhadap perparkiran.


"Laporkan Instagram Pemprov DIY, bisa (Pemkot) kota. Misal di kota perparkrian ada di dinas perhubungan, provinsi juga, itu kan langsung dikontakkan ke dishub," tandasnya.


Terkait penindakan oknum jukir yang melakukan fenomena nuthuk itu tergantung dari kriteria laporan yang disampaikan. Dan tergantung dari Dishub yang berewenang. Namun tak menutup kemungkinan jika laporan yang dikirimkan merupakan bukti kuat dan mencakup unsur pidana, bisa dilakukan penindakan.


"Iya kan itu pungli. Kayak gitu mesti terjadi to dan setiap tahun kita mengawasinya nggak bisa menteleng. CCTV saja bisa ditututke kok," tambahnya. (wia/laz)

Editor : Satria Pradika
#nuthuk harga #kompleks kepatihan #libur lebaran