Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kurangi Volume di Empat Depo Besar Antisipasi Tumpukan Sampah Baru jelang Lebaran

Agung Dwi Prakoso • Selasa, 2 April 2024 | 17:00 WIB
ANTISIPASI: Petugas sedang melakukan pengurangan tumpukan sampah di Depo Lempuyangan. Ini dilakukan sebagai antisipasi tumpukan sampah baru jelang Lebaran.
ANTISIPASI: Petugas sedang melakukan pengurangan tumpukan sampah di Depo Lempuyangan. Ini dilakukan sebagai antisipasi tumpukan sampah baru jelang Lebaran.

 


RADAR JOGJA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja mulai mengurangi timbunan sampah di sejumlah depo sampah. Ini dilakukan untuk menanggulangi produksi sampah baru yang masuk pada saat momen libur Lebaran.


Pengurangan ini sudah dilakukan dalam dua hari ini. Bahkan, jika memungkinkan akan dilakukan pengosongan. Penjabat Wali Kota Jogja Singgih Raharjo menjelaskan, agenda ini dilakukan di depo- depo sampah utama.

Target depo yang akan dikurangi adalah Depo Pengok, Depo Mandala Krida, Depo Karang, dan Depo Argolubang.Namun, Singgih tidak bisa memastikan sampai kapan dilakukan."Kami juga mempercepat pembangunan atau revitalisasi TPS di Nitikan , Karangmiri, dan Kranon," tuturnya.


Saat libur Lebaran mendatang, volume sampah di Kota Jogja dipastikan akan meningkat. Itu seiring akan tingginya angka kunjungan wisatawan dan pemudik. Harapanya saat libur lebaran volume sampah tidak mengalami lonjakan yang cukup tajam. “Kami tetap selalu standby untuk melayani pengolahan sampah perkotaan,"jelasnya.


Ketua Tim Kerja Penanganan Persampahan DLH Kota Jogja Mareta Hexa Sevana menyampaikan, tumpukan sampah lama dari depo nantinya akan didistribusikan kembali ke TPA Piyungan. Selama TPA Piyungan masih operasional, sampah lama yang tertahan prioritasnya tetap dibuang ke lokasi tersebut.


Jika tumpukan sampah tersebut di distribusikan ke TPS3R akan menimbulkan bau yang menyengat. Hal tersebut dikhawatirkan akan tidak mengganggu warga di sekitar permukiman yang padat.

Sementara untuk yang akan diolah/dibawa ke TPS3R hanya yang sampah baru saja. “Supaya tudak menimbulkan dampak bau bagi permukiman sekitar lokasi," jelasnya. (oso/din)

 

Editor : Satria Pradika
#Mandala Krida #Pemkot Jogja #antisipasi tumpukan sampah #Singgih Raharjo