JOGJA - Tiket arus balik angkutan Lebaran kereta api jarak jauh dari keberangkatan Daop 6 Jogjakarta telah terjual 100 persen. Ini untuk keberangkatan pada 13 hingga 15 April dari seluruh Stasiun Daop 6 Jogjakarta.
Manager Humas Daop 6 Jogjakarta Krisbiyantoro mengatakan, penjualan tiket arus balik pada H+2 atau 13 April, H+3 atau 14 April, dan H+4 atau 15 April Lebaran Idul Fitri telah mencapai 100 persen.
"Okupansi sudah terjual 100 persen, dengan prediksi puncak arus balik di H+3 tanggal 14 April sejumlah 17.692," katanya Minggu (24/3).
Krisbi menjelaskan ketersediaan tiket dimasa Angkutan Lebaran dimulai 31 Maret sampai dengan 21 April. Okupansi KA per Minggu (24/3) telah menunjukkan angka 56 persen atau sebanyak 368.074 seat.
Jumlah ini sudah termasuk KA tambahan lebaran yakni KA Taksaka (2), KA Lodaya (2) dan KA Manahan (1).
Sedangkan prediksi puncak arus mudik pada H-4 tanggal 6 April, penumpang yang turun di wilayah Daop 6 Jogjakarta sejumlah 15.352.
Dan pada hari Lebaran kedua juga masih banyak penumpang yang turun, hampir berimbang dengan prediksi puncak arus mudik yaitu sejumlah 15.089.
"KAI Daop 6 Jogjakarta berkomitmen menghadirkan angkutan Lebaran melalui kereta api yang menyenangkan, sehingga pelanggan memiliki kesan yang penuh makna," ujarnya.
Hal itu sesuai dengan slogan yang telah diluncurkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk Angkutan Lebaran Tahun 2024 yakni Mudik Ceria, Penuh Makna.
Daop 6 terus meningkatkan keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api untuk mudik dan balik.
"Disamping itu, kami juga mengintensifkan koordinasi dengan seluruh stakeholder jelang angkutan Lebaran 2024," jelasnya.
Pun dalam rangka meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api pada periode Angkutan Lebaran ini, Daop 6 dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub telah melaksanakan ramp check atau inspeksi kelengkapan standar pelayanan minimum (SPM) baik sarana perkeretaapian maupun stasiun.
Sebelum terlaksananya angkutan lebaran, jajaran komisaris dan direksi KAI bersama dengan stakeholders juga melaksanakan kegiatan inspeksi bersama ke berbagai wilayah termasuk Daop 6 dengan menggunakan kereta api inspeksi.
Selain itu, untuk mengantisipasi gangguan perjalanan KA selama masa angkutan Lebaran, seperti biasa Daop 6 menempatkan sarana posko seperti lokomotif posko, kereta pembangkit, dan crane pada titik yang ditentukan.
"Daop 6 juga meningkatkan pengawasan terhadap faktor keselamatan di internal serta memastikan nilai-nilai keselamatan benar-benar dijalankan melalui beberapa program keselamatan seperti safety talk dari jajaran manajemen kepada pekerja, inspeksi, walktrough, dan lain-lain," terangnya.
Pun untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan pada periode Angkutan Lebaran 2024, KAI juga menyiagakan petugas frontliner ekstra seperti customer service mobile (CSM).
Mereka untuk membantu dan memberikan Informasi dan layanan kepada pelanggan serta petugas kebersihan tambahan baik di stasiun dan atas kereta.
Untuk semakin memberikan kesan momen Lebaran, KAI juga akan memberikan promo tiket, doorprize dan merchandise for Kids, serta menghadirkan hiasan tematik Lebaran di stasiun dan kereta api.
"Kami berharap, perjalanan kereta api pada periode angkutan Lebaran 2024 berjalan dengan selamat, aman, dan nyaman. Sehingga terwujud mudik yang ceria dan penuh cerita bermakna," tambahnya. (wia)
Editor : Amin Surachmad