Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tol Jogja-Solo Fungsional Beroperasi di Arus Mudik, Pertamina Siapkan BBM Kemasan

Heru Pratomo • Sabtu, 23 Maret 2024 | 17:45 WIB
Fungsional tol Solo-Jogja mulai dibuka Jumat (22/12/2023).
Fungsional tol Solo-Jogja mulai dibuka Jumat (22/12/2023).

RADAR JOGJA - Tol Jogja-Solo akan kembali disfungsionalkanpada masa arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Mengantisipasi adanya kendaraan yang kehabisan bahan bakar akan disiapkan mobil siaga di sekitar tol fungsional Jogja-Solo tersebut.

 

Executive General Manager Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Aji Anom Purwasakti mengatakan, hasil koordinasi dengan pihak pengelola tol kemungkinan tol fungsional akan lebih panjang dari saat libur akhir tahun lalu. Dipersiapkan menjadi 22 kilometer tol fungsional yang akan dipakai. 

 

"Untuk antisipasi kendaraan kehabisan bahan bakar kami siapkan BBM kemasan dengan mobil siaga," katanya dalam jumpa pers Satuan Tugas (Satgas) Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) 1445 Hijriyah Jumat (22/3).

 

Pilihan BBM kemasan tersebut berdasarkan evaluasi bersama pihak pengelola tol. Karena kondisi tol fungsional yang belum sepenuhnya selesai pengerjaannya, adanya imbauan larangan berhenti di ruas tol fungsional hingga lokasi yang curam. Pendirian SPBU modular dinilai tidak mungkin.

 

"Kami siapkan mobil siaga berupa mobil pikap yang membawa BBM kemasan, disiapkan di Pospam Bayudono dan Karanganom," ungkapnya.

 

Secara keseluruhan, selama periode Satgas Rafi 2024, tren konsumsi BBM wilayah DIY diestimasikan mengalami peningkatan. BBM jenis Gasoline (Pertalite dan Pertamax Series) diprediksi naik 13 persen bila dibandingkan rata-rata harian normal Januari - Februari 2024 dari 1.784 Kilo Liter (KL) menjadi 2.009 KL. 

 Baca Juga: Pemasangan Bore Pile Sudah 40 Titik, Sebelum Lebaran Konstruksi Tol Jogja-Solo Paket 2.2 Ditarget Capai 28 Persen

Aji Anom menambahkan, tren konsumsi gasolin 2024 pada periode Satgas Rafi terdapat kenaikan sebanyak 3 persen bila dibandingkan dengan realisasi gasolin tahun 2023 pada periode yang sama. 

 

BBM jenis Gasoil (Biosolar dan Dex Series) di wilayah DIY mengalami penurunan 8 persen dari normalnya 442 menjadi 406 KL. Penurunan ini disebabkan pada saat periode Idul Fitri terjadi penurunan kegiatan industri.

Sedangkan untuk LPG (PSO & Non-PSO), Pertamina menyiagakan penambahan stok hingga 4 persen dibandingkan rata-rata konsumsi harian atau setara dengan 171.255 tabung dari rata-rata normalnya 165.138 tabung. Rata-rata harian normal adalah periode Januari – Februari 2024.

 Baca Juga: Dishub Imbau Bus Tak Bunyikan Klakson Telolet, di Banten Jatuh Korban Jiwa, Tak Ingin Terulang di Yogjakarta

Untuk Avtur (bahan bakar pesawat), Bandara Yogyakarta International Airport di Kulonprogo mengalami kenaikan sebanyak 27 persen dari rata rata harian normal.

 

Pertamina Patra Niaga juga menambah armada mobil tangki dari sebelumnya 471 menjadi 513 unit di Jawa Tengah dan DIY. Selain itu, dari 935 agen dan 79.599 pangkalan LPG subsidi dan non subsidi di Jawa Tengah dan DIY, Pertamina Patra Niaga juga menyiapkan 935 Agen Siaga PSO dan Non-PSO dan 8.895 Pangkalan Siaga PSO dan Non-PSO yang beroperasi saat liburan di Provinsi Jawa Tengah. 

 

Bahkan khusus wilayah dengan permintaan tinggi, beberapa Agen LPG disiagakan 24 jam.

 Baca Juga: Warga Non-Muslim Ikut Antusias War Takjil karena Dikelilingi Muslim

Sebagai antisipasi padatnya arus mudik lebaran yang menyebabkan kemacetan, Pertamina juga menyiapkan SPBU Kantong berupa mobil tangki yang disiagakan sebagai kantong/cadangan suplai BBM di titik-titik yang rawan dengan kemacetan.

 

Puncak arus mudik di Provinsi Jawa Tengah da DIY sendiri diprediksi terjadi pada tanggal 6 April dengan prediksi konsumsi gasolin meningkat sebanyak 62 persen atau sebanyak 20.800 KL dan pada tanggal 9 April dengan prediksi konsumsi gasolin meningkat sebanyak 57 persen atau mencapai 20.200 KL. 

 

Sedangkan puncak arus balik di Provinsi Jawa Tengah & DIY diprediksi terjadi pada 14 April dengan prediksi konsumsi gasolin meningkat sebanyak 61 persen atau sebanyak 20.600 KL. Beberapa SPBU yang berada di beberapa lokasi strategis pun akan beroperasi selama 24 jam. 

 

Editor : Heru Pratomo
#SPBU #mobil siaga #bbm kemasan #pertamina #Fungsional #tol jogja - solo