Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kasus Pembunuhan di Kos Jalan Krasak Kotabaru: Henry Tidak Memberi Keterangan Secara Utuh, Polisi Sulit Menyimpulkan Penyebab Utama Pembunuhan

Khairul Ma'arif • Jumat, 22 Maret 2024 | 02:38 WIB
GARIS POLISI: Lokasi kos tempat mayat perempuan ditemukan membusuk di Jalan Krasak, Kotabaru, Jogja. Polisi sedang memburu keberadaan laki-laki inisial H, sang penghuni kos.Khairul Ma
GARIS POLISI: Lokasi kos tempat mayat perempuan ditemukan membusuk di Jalan Krasak, Kotabaru, Jogja. Polisi sedang memburu keberadaan laki-laki inisial H, sang penghuni kos.Khairul Ma

JOGJA - Tersangka Henry Mohammad Ramadan, 30 atau H sudah ditangkap polisi. Dia pun sudah mengakui perbuatannya melakukan pembunuhan terhadap Fara Diansyah, 23. Namun, sampai sekarang masyarakat masih bertanya-tanya penyebab utama pembunuhan yang dilakukannya.

Itu lantaran sampai sekarang, Henry tidak memberikan keterangan secara utuh ke polisi. Kondisi itu mengakibatkan, banyak hal yang belum terungkap. Polisi hanya menyampaikan ada cekcok sehingga membuat Henry emosi sehingga melakukan penusukan yang membuat korbannya tewas.

Sampai sekarang, simpul utama cekcok yang terjadi antar keduanya masih belum terungkap. "Tersangkanya diam. Kami berandai-andai kalau tersangka tidak ngomong jadi salah," ujar Kasat Reskrim Polresta Jogja AKP Probo Satrio, Kamis (21/3/2024). Sementara ini, dari pengakuan Henry berkenalan dengan korban melalui media sosial (Medsos).

Lantas mengajak Fara ke kosnya untuk pertama kalinya sebelum akhirnya ditemukan tewas mengenaskan. Diajaknya korban ke kos Henry untuk ngobrol-ngobrol. "Mudah-mudahan lama-lama tersangka ada pengakuan lah pelan-pelan," imbuhnya.

Sementara itu, untuk hubungan keduanya pun sebagai apa polisi belum dapat mengungkapkannya. Penyebabnya sama karena Henry tidak memberikan keterangan secara detail ke penyidik. Oleh karena itu, dia memohon waktu untuk melakukan pendalaman.

Selain itu, pekan depan akan dilakukan rekontruksi peristiwanya di TKP. Namun, Probo belum dapat memastikan kegiatan tersebut akan dilangsungkan pada saat kapan. Menurutnya, diharapkan dari rekontruksi akan ditemukan fakta terbaru dari misteri kejadian pembunuhan yang latar belakangnya masih dirasa janggal ini. (rul)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Kota Jogja #kotabaru #kasus pembunuhan #kost kostan