Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemkot Jogja Menjaring 50 Pelaku UMKM Muda Untuk Ikuti Home Business Camp Selama Tiga Hari

Agung Dwi Prakoso • Selasa, 19 Maret 2024 | 20:55 WIB
Dokumentasi Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Jogja saat memberikan pelatihan pada HBC yang ke-12 Tahun lalu.
Dokumentasi Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Jogja saat memberikan pelatihan pada HBC yang ke-12 Tahun lalu.

JOGJA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja melalui Dinas Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Jogja menjaring 50 calon pebisnis muda yang mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Kota Jogja. 50 peserta tersebut akan dididik selama tiga hari dengan berbagai pengetahuan bisnis, softskill dan skill dalam giat Home Business Camp (HBC) ke-13. 

"Pendaftaran peserta (HBC) ke-13 ini kita lakukan sejak tanggal 5 Maret hingga 14 April 2024," ujar Ketua Tim Kerja Substansi Pengelolaan Data Informasi dan Penguatan Manajemen Usaha Mikro, Dinas Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Jogja Novi Satria Listantoro, Selasa (19/3/2024).

Banyaknya UMKM di Kota Jogja menjadi latar belakang HBC tersebut diselenggarakan. Dari data kumulatif hasil updating data Semester II Tahun 2021 dan Semester I Tahun 2022, jumlah UMKM yang ada di Jogja sebanyak 6835.

"Setiap tahun kita fasitasi mereka dengan HBC, selain pendampingan nantinya mereka juga akan bisa mendisplay produk usahanya di gerai HBC galeria Mall, Jogja," tuturnya. 

Selain itu, jika usahanya bergerak di bidang kuliner, pihaknya akan membantu untuk didisplay di Pasar UMKM Jumat Berkah yang di selenggarakan di Balai Kota Jogja. Dalam penyelenggaraan HBC yang tekah berlangsung selama 13 kali tersebut pihaknya mengaku tidak menembukan kendala yang berarti. 

"Peminatnya setiap tahunnya terus bertambah, namun karena ada syarat yang mengharuskan peserta ber NIK Kota Jogja maka peserta yang mendaftar dari luar tidak dapat mengikuti program HBC," jelasnya

Sementar itu, Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Yogyakarta, Tri Karyadi Riyanto Raharjo menambahkan bahwa fokus HbC tersebut adalah untuk pengusaha muda yang berusia 18-28 tahun. Hal tersebut dikarenakan pihaknya menilai anak muda berpotensi mengelola usahanya agar menjadi profesional apabila dilatih dengan baik. 

Baca Juga: Mitos atau Fakta? Benarkah jika Ikan Tuna Berhenti Berenang Maka Ia Akan Mati

"Nanti mereka (peserta HBC) akan melakukan pelatihan selama tiga hari. Setelah itu, mereka juga akan kami dampingi selama dua tahun dalam menjalankan usahanya," ujarnya. 

Harapanya, setelah lulus mengikuti HBC mereka tidak hanya matang dalam pengelolaan ysaha tetapi juga bisa membantu teman yang lain. Mereka bisa mengajarkan atau memotivasi anak muda lainya yang sedang merintis usaha.

Penyelenggaraan HBC tahun 2024 tersebut menyasar 50 peserta dengan syarat memiliki NIK atau merupakan pemuda yang berdomisili di Jogja. Selain itu, peserta juga  wajib memiliki usaha yang sudah berjalan setidaknya minimal satu tahun dengan berbagai jenis usaha mulai dari bidang fesyen, kuliner hingga kerajinan. 

"Bidang jasa seperti laundry atau bimbel kuga bisa mendaftar. Masih ada peluang bagi pemuda lainnya untuk mendaftarkan diri menjadi peserta HBC,” tururnya.

Sebagai tambahan informasi, HBC telah diselenggarakan selama 10 tahun dari tahun 2014-2024. Total keseluruhan peserta alumni HBC mencapai 300 orang.

“Kami hanya membantu dan mendorong usaha mereka agar lebih settle. Harapannya, anak muda menjadi anak yang mandiri, bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri dan bermanfaat kepada anak muda di sekitarnya,” pungkasnya. (oso)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#small business #Pemkot Jogja #UMKM