JOGJA - Jeglongan sewu. Itu sebutan untuk ruas Jalan Godean-Ngapak yang dikeluhkan masyarakat puluhan tahun tak diperbaiki.
Tapi, kini segera ditangani Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUPESDM) DIY dalam waktu dekat.
Saat ini proyek tersebut tengah masuk proses lelang, pekerjaan fisik konstruksi bisa dimulai setelah lebaran.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPESDM DIY Kwaryantini Ampeyanti Putri mengatakan, proyek peningkatan Jalan Godean tersebut saat ini sedang proses lelang.
Target kontrak dengan pihak ketiga akan dilakukan di akhir bulan Maret ini.
"Harapannya setelah lebaran untuk fisik konstruksi sudah bisa dilaksanakan," katanya kepada Radar Jogja Minggu (17/3).
Ian sapaan akrabnya itu menjelaskan, namun pekerjaan fisik perbaikan Jalan Godean dilakukan bertahap.
Tahap awal nanti rencana penanganan sepanjang 1,5 kilometer bakal dimulai tahun ini di sebelah barat Pasar Godean.
Diawali dari Jembatan Sambirejo 2 sampai sekitar pom bensin Sidorejo.
"Iya untuk sementara yang kami tangani baru sepanjang 1,5 kilometer, menyesuaikan kemampuan anggaran daerah," ujarnya.
Kendati begitu, pejabat yang akrab disapa Iyan itu menyebut, nanti setiap tahunnya akan selalu diusulkan untuk peningkatan Jalan Godean tahap selanjutnya yang menggunakan alokasi APBD DIY sebesar Rp 11 miliar tersebut.
Mengingat Jalan Provinsi yang ada di DIY sepanjang 674,585 kilometer dan tersebar di 4 wilayah kabupaten.
Sehingga perlu mekanisme dalam penganggaran dan penanganannya.
"Bahkan, ada beberapa ruas jalan yang diusulkan Pemda DIY ke pusat melalui Inpres Jalan Daerah, salah satunya adalah Jalan Godean ini," jelasnya.
Sedangkan untuk penanganan sementara, sembari menunggu proses lelang dan kontrak selesai instansi ini melakukan pemeliharaan rutin dengan metode long segmen.
Artinya, kontrak untuk semua ruas sampai dengan akhir Desember.
"Dalam beberapa hari ini sebetulnya sudah kami turunkan tim untuk menangani lubang di Jalan Godean, dengan anggaran pemeliharaan rutin," terangnya.
Pihaknya memastikan semua lubang akan tertangani sebelum musim mudik lebaran tiba nanti.
"Sedangkan untuk antisipasi arus mudik, kami lakukan penambalan lubang dengan pemeliharaan rutin. Harapannya sebelum musim mudik lebaran tiba, semua lubang sudah tertangani," tambahnya.
Hal senada, Kepala Dinas PUPESDM DIY Anna Rina Herbranti mengatakan Jalan Godean tahun ini akan dilakukan rehab untuk 1,5 kilometer dimulai dari Pasar Godean ke barat.
"Kontrak rehab akan dimulai akhir Maret ini atau awal April," katanya.
Selain itu, Anna juga sudah meminta bantuan dari pusat melalui dana Inpres Jalan Daerah (IJD) untuk Jalan Godean. Namun demikian, ruas tersebut belum lolos.
"Kami akan berkoordinasi dengan pusat, semoga dapat diberi anggaran sisa-sisa lelang di pusat melalui IJD. Intinya kami berusaha mencari anggaran untuk perbaikan kondisi jalan tersebut," ujarnya.
Pun, dalam rangka mengantisipasi jalan yang berlubang sembari menunggu anggaran perbaikan jalan tersebut, DPUPESDM melakukan pemeliharaan rutin. Terlebih mendekati arus mudik lebaran nanti.
"Iya dengan pemeliharaan rutin," tambahnya. (wia)
Editor : Amin Surachmad