JOGJA - Hujan disertai angin yang terjadi hampir merata di wilayah DIY pada Kamis (14/3), menyebabkan sejumlah kejadian dan kerusakan.
Terbanyak kejadian adalah pohon tumbang mencapai 243 titik, paling banyak terjadi di Kabupaten Bantul.
Kepala Pelaksana BPBD DIY Noviar Rahmad mengatakan, sejumlah dampak cuaca ekstrem tersebut di antaranya pohon tumbang, bangunan rumah mengalami kerusakan, hingga satu korban luka akibat hujan deras disertai angin kencang.
"Hujan disertai angin terjadi hampir merata di wilayah DIY, dari siang hingga sore hari. Hal ini berdampak pada beberapa kejadian dan menimbulkan kerusakan," katanya Jumat (15/3).
Berdasar rincian data kejadian situation report (sitrep), dampak cuaca ekstrem terjadi di DIY paling banyak adalah kejadian pohon tumbang mencapai 243 titik.
Dari wilayah Gunungkidul, Sleman, Kulon Progo, Bantul menjadi titik terbanyak terjadi pohon tumbang.
"Wilayah terdampak terdapat 112 titik, pohon tumbang 114 titik," katanya Kamis (15/3).
Selain pohon tumbang di Bantul, menurut Noviar, juga rumah terdampak 32 unit, tempat usaha 3 unit, akses jalan 44 titik, jaringan listrik 14 titik, jaringan telkom 1 titik, tiang listrik 4 titik, fasilitas umum 2 titik, fasilitas ibadah 1 titik, dan kandang 2 unit.
"Lain-lain ada 19 titik, korban Luka luka satu orang (luka berat) sudah di rujuk ke RS Panembahan Senopati," jelasnya.
Kejadian pohon tumbang selanjutnya adalah di wilayah Gunungkidul terjadi di 74 titik, dan rumah rusak mencapai 45 unit.
Selain itu tercatat 2 kandang ternak, dan 24 titik akses jalan terdampak.
Kemudian jaringan listrik terdampak 24 titik, tiang listrik 2 unit, fasilitas umum 1 lokasi, fasilitas pendidikan 1, dan tempat usaha 4 unit.
Selanjutnya dampak dialami kendaraan roda dua2 unit dan kendaraan roda empat 1 unit.
"Di Kulon Progo, pohon tumbang (32 titik), akses jalan (13 titik), jaringan listrik (2 Titik). Tiang listrik (1 unit), jaringan internet (1 titik), fasilitas ibadah (2), rumah (13 unit), dan kendaraan roda empat (2 unit)," terangnya.
Sementara di wilayah Sleman, dampak cuaca ekstrem pohon tumbang terjadi di 29 titik, akses jalan 5 titik, jaringan listrik 6 titik, dan jaringan internet 4 titik.
Kemudian, PJU 1 titik, fasilitas ibadah 1 titik, tempat usaha 2 titik, gudang 1 titik, rumah 7 titik, kandang ternak 2 titik, dan motor 3 unit.
"Untuk Kota Jogja nihil laporan kejadian," bebernya.
Sebelumnya, muncul peringatan dini yang dikeluarkan oleh BMKG Stamet DIY Waspada potensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di Sleman, Kota Jogja, Gunungkidul, Kulon Progo dan Bantul pada pukul 15.55 dan update pukul 16.55.
Noviar mengimbau masyarakat untuk memperhatikan peringatan dini, dan informasi cuaca.
Melakukan pemangkasan pohon lapuk dan cabang berlebih yang berpotensi mengancam jika terjadi angin kencang.
"Jika terjadi hujan deras disertai angin kencang dan petir, diharapkan untuk menghindari pohon besar, tiang listrik, baliho, daerah rawan longsor dan Daerah Aliran Sungai. Perawatan dan pembersihan saluran air dan drainase secara berkala," tambahnya. (wia)
Editor : Amin Surachmad