Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemkot Jogja Hibahkan Anggaran Hampir Rp 2 Miliar Kepada TNI-POLRI Untuk Pengamanan Pilkada 2024

Agung Dwi Prakoso • Kamis, 14 Maret 2024 | 20:10 WIB
Prosesi penandatanganan Nota Penandatanganan Hibah Daerah (NPHD) di Balai Kota Jogja, Kamis (14/3/2024).
Prosesi penandatanganan Nota Penandatanganan Hibah Daerah (NPHD) di Balai Kota Jogja, Kamis (14/3/2024).

JOGJA - Pemerintah Kota Jogja berikan dana hibah Pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 Kota Jogja dengan total anggaran yang hampir mencapai Rp 2 milyar. Dana tersebut diberikan kepada Polresta Yogyakarta dan Kodim Kota Jogja untuk proses pengamanan yang akan dilakukan dari persiapan hingga Pilkada 2024 berakhir. 

"Polresta Rp 1.12 milyar, untuk Kodim sekitar Rp 870 juta untuk pengamanan di Pilkada 2024 pada bulan November baik itu untuk persiapan pelaksanaan maupun pasca pelaksanaan," ujar Penjabat Walikota Jogja Singgih Raharjo saat ditemui awak media usai prosesi penandatanganan Nota Penandatanganan Hibah Daerah (NPHD) di Balai Kota Jogja, Kamis (14/3/2024). 

Persiapan demi persiapan jelang Pilkada khususnya di Kota Jogja dinilai penting agar pelaksanaanya tidak timbul permasalahan. Singgih menekankan untuk belajar dari proses Pemilu 2024 yang terlaksana dengan lancar dan kondusif.  

"Kita siap menyelenggarakan Pilkada di Bulan November pada tanggal 27 hari pemungutan suaranya," jelasnya.

Penyelenggaraan Pemilu 2024 ia menilai di Kota Jogja berjalan dengan aman tertib dan nyaman. Hal tersebut karena solidnya kerjasama antar instansi terkait baik dari KPU, Bawaslu, TNI, Polri dan Kesbangpol.

"Persiapan yang matang menjadi faktor penting suksesnya pilkada 2024. Contohnya razia knalpot brong pra Pemilu kemarin," ujarnya. 

Razia kenalpot brong dinilai efektif untuk menimbulkan suasana yang kondusif. Menurutnya, kenalpot brong yang di bleyer dapat memicu emosional yang tinggi. 

"Ini sayabkiri bagus dan bisa diteruskan sampai kapanpun karena terbukti bisa mengurangi situasi yang mencekam di masa pemilu kemarin," jelasnya. 

Bantuan hibah pengamanan tersebut harapanya dapat di manfaatkan secara maksimal oleh Kodim maupun Polresta Jogja. Hal hal yang sifatnya pencegahan sangat diperlukan, jangan sampai ada hal hal yang tidak diinginkan. 

"Prosesnya harusnya sehari selesai itu (Pilkada) untuk bisa mengetahui siapa yang menang karena belajar dari pemilu kemarin," pungkasnya. 

Sementara itu, Kapolresta Yogyakarta, Kombes Aditya Dharma Surya menambahkan jajarannya akan bekerja sama dengan TNI dalam menjaga situasi saat tahapan pelaksanaan Pilkada. Ia menilai Kota Jogja menjadi parameter keamanan dalam proses Pilkada.  

"Kalau Jogja meletup daerah lain ikut. Kalau Jogja bisa ditangani, insyaallah daerah lain tertangani. Kami berharap pelaksanaan Pilkada berjalan lancar dan aman," tuturnya. (oso)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Kota Jogja #Pilkada #tni polri