Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Balita yang Diduga Tenggelam di Sleman Ditemukan Meninggal Dunia Berjarak 550 Meter dari Lokasi Terakhir Dilihat

Khairul Ma'arif • Selasa, 12 Maret 2024 | 01:14 WIB
Foto evakuasi korban balita yang tenggelam di Selokan Mataram Mlati, Sleman
Foto evakuasi korban balita yang tenggelam di Selokan Mataram Mlati, Sleman

SLEMAN - Balita yang diduga tenggelam di Selokan Mataram pada Minggu (10/3/2024) kemarin sudah ditemukan. Korban inisial DZS, 4 itu ditemukan berjarak sekitar 550 meter dari lokasi terakhirnya terlihat. Nahasnya, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. 

Setelah sebelumnya dilakukan pencarian selama dua hari yakni Minggu-Senin akhirnya DZS dapat ditemukan. Humas Basarnas Jogjakarta Pipit Eriyanto mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 15.10 WIB di aliran Kali Code yang merupakan buangan dari Selokan Mataram. Penemuan itu berawal dari kesaksian warga yang melihat DZS. 

"Korban terapung dan warga langsung melaporkan ke posko SAR gabungan. Jarak penemuan sekitar 550 meter dari lokasi kejadian," ujar Pipit, Senin (11/3/2024). Atas penemuan itu DZS langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka. Dengan begitu, operasi pencarian DZS selesai karena sudah ditemukan. 

Pipit mengaku, pencarian sudah dilakukan sejak pertama kali dilaporkan korban tenggelam. Pencarian hari kedua dilakukan dengan menyisir sejumlah lokasi. Sekitaran Jembatan Sardjito dan SMK Kesehatan Binatama menjadi titik penyisiran tim SAR gabungan. 

Sebelumnya diberitakan, seorang Balita di Mlati, Sleman diduga hilang tenggelam di Selokan Mataram. Itu terjadi usai korban tersebut ke luar rumah menuju ke arah bibir Selokan Mataram. Peristiwa yang terjadi pada Minggu (10/3/2024) itu sampai hari ini petugas gabungan masih terus mengupayakan pencarian terhadap korban. 

Kapolsek Mlati, Kompol Irwiantoro menyampaikan, pencarian hari ini sudah dilakukan dari pagi hingga sore hari ini. Balita itu berinisial DZS usia empat tahun anak dari Pasutri Suprapto dan Nunung Mariyana. "Upaya penyisiran oleh gabungan Polda DIJ dan SAR DIJ," katanya, Senin (11/3/2024).

Peristiwa itu bermula ketika, DZS berada di rumah pada Minggu (10/3/2024) lantas ke luar sekitar 700 meter dari rumah. Irwiantoro menyampaikan, korban biasanya hanya bermain di Pos Ronda Rusunawa Gemawang, Mlati. 

Namun, pada saat kejadian ada yang melihat DZS berada di tengah jalan depan Gapura Gemawang RT 1. Kondisi itu membuat korban diperingatkan sama seseorang yang sedang memancing di dekat lokasi. Tidak berselang lama, ternyata korban sudah berada di pinggir Selokan Mataram dan tidak ada di lokasi terakhir. 

"Dugaan sementara anak tersebut masuk Selokan Mataram karena mengalami autis dan tuli," ucap Irwiantoro. Disinyalir korban tenggelam di Selokan Mataram karena pada saat sore hari kemarin orang tua mencari korban dan tidak ditemukan. Sampai sekarang masih dilakukan pencarian korban oleh petugas gabungan. (rul)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Tenggelam #selokan #korban #mataram #balita