Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Minat Gunakan KA Momen Lebaran 2024 Tinggi, KAI Daop 6 Masih Buka Pemesanan Tiket dan Tambah KA

Winda Atika Ira Puspita • Selasa, 12 Maret 2024 | 00:13 WIB
STASIUN SIBUK: Penumpang menunggu kedatangan kereta di Stasiun Jogja. Libur panjang Nyepi juga sambut awal puasa, jumlah kedatangan penumpang KA jarak jauh di seluruh stasiun Daop 6 Jogjakarta
STASIUN SIBUK: Penumpang menunggu kedatangan kereta di Stasiun Jogja. Libur panjang Nyepi juga sambut awal puasa, jumlah kedatangan penumpang KA jarak jauh di seluruh stasiun Daop 6 Jogjakarta

JOGJA - KAI Daop 6 menambah beberapa perjalanan di berbagai rute dan kelas untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api pada momen Lebaran 2024.

Tiket kereta api untuk Lebaran tahun 2024 pun masih tersedia saat ini, masyarakat diimbau mengatur perjalanannya dengan baik pada masa H-10 hingga H+10 Lebaran.

Manager Humas Daop 6 Jogja Krisbiyantoro mengatakan, KAI membuka kembali pemesanan tiket KA tambahan Lebaran tahap kedua sebanyak 24 KA.

Satu KA di antaranya merupakan KA dengan keberangkatan awal stasiun Daop 6 yaitu KA Lodaya tambahan.

"Terdapat dua perjalanan KA Lodaya tambahan yang dibuka untuk keberangkatan tanggal 30 Maret hingga 1 April 2024," katanya Senin (11/3).

Dengan adanya 2 perjalanan KA Lodaya tambahan ini melengkapi 6 perjalanan KA tambahan lainnya yang berangkat awal dari Daop 6 yang tiketnya telah dirilis sebelumnya.

Tiket KA tambahan yang telah dirilis Daop 6 meliputi, KA 102F Sancaka relasi Yogyakarta-Surabaya Gubeng untuk keberangkatan pada 31 Maret 2024 sampai dengan 30 April 2024.

KA 7001A Taksaka tambahan relasi Yogyakarta-Gambir untuk keberangkatan pada 31 Maret 2024 sampai dengan 21 April 2024.

KA 7003A Taksaka tambahan relasi Yogyakarta-Gambir untuk keberangkatan pada 30 Maret 2024 sampai dengan 21 April 2024.

KA 7015 Manahan tambahan relasi Solo Balapan-Gambir untuk keberangkatan pada 1 sampai dengan 21 April 2024.

Kemudian, KA 79F Manahan relasi Solo Balapan – Gambir untuk keberangkatan pada 1 sampai dengan 21 April 2024. KA 81F Manahan relasi Solo Balapan – Gambir untuk keberangkatan pada 1 sampai 21 April 2024. Dan KA 7023 Lodaya tambahan relasi Solo Balapan – Bandung untuk keberangkatan pada pada 30 Maret sampai dengan 21 April 2024.

Serta KA 7021B Lodaya tambahan relasi Solo Balapan – Bandung untuk keberangkatan pada pada 31 Maret sampai dengan 21 April 2024.

"Hadirnya KA-KA tambahan menunjukkan kesiapan KAI dalam menyediakan sarana transportasi bagi pelanggan yang ingin melakukan perjalanan dimasa lebaran. Serta wujud komitmen Daop 6 untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya," ujarnya.

Tiket KA tambahan tersebut dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, web kai.id, dan seluruh channel penjualan online resmi lainnya.

Adapun loket di stasiun hanya melayani penjualan tiket go show mulai 3 jam sebelum jadwal keberangkatan kereta api.

Adapun, okupansi secara keseluruhan KA keberangkatan awal Daop 6 Jogjakarta pada Senin (11/3) pukul 16.00 mulai dari H-10 hingga H+10 atau 31 Maret hingga 21 April 2024 mencapai 42 persen dari total tiket yang disediakan sebanyak 366.924 tiket.

Okupansi tiket KA keberangkatan awal Daop 6 pada H-10 hingga H+2 lebaran atau tanggal 31 Maret hingga 11 April masih di bawah 50 persen.

"Ini tentunya kesempatan yang baik bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanannya karena tiket Lebaran di periode tersebut masih cukup tersedia," jelasnya.

Kemudian untuk H+1 hingga H+10 lebaran atau tanggal 12 hingga 21 April tercatat okupansi kereta api keberangkatan awal Daop 6 di beberapa tanggal sudah lebih dari 60 persen yaitu pada tanggal 12 April hingga 16 April.

Jumlah tiket yang terjual ini diklaim akan terus meningkat karena penjualan masih berlangsung.

Oleh karena itu, masyarakat yang hendak memanfaatkan KA keberangkatan awal Daop 6 untuk lebaran diimbau agar segera mengatur perjalanan dengan baik supaya tidak kehabisan tiket di tanggal yang dikehendaki.

"Kami mengimbau agar masyarakat dapat terus memantau ketersediaan tiket secara berkala melalui aplikasi Access by KAI," terangnya.

Selain KA keberangkatan awal Daop 6, masyarakat juga dapat memanfaatkan KA-KA yang lewat dan melakukan naik turun penumpang di stasiun Daop 6 Yogyakarta.

Seorang pelanggan KA Luri Astuti mengaku telah melakukan booked tiket lebaran semenjak H-45 jauh-jauh hari. Dia telah merencanakan perjalanan mudik dari Jakarta ke Yogyakarta pada 6 April mendatang.

"Semoga sih banyak kereta tambahan yaa, soalnya masih banyak yang belum kebagian tiket. Karena permintaan lagi tinggi, kalau reguler pun akan kehabisan, jadi harus jauh-jauh hari apalagi tujuan mudik ke Jogjakarta menurutku sangat tinggi," katanya.

Luri menyebut, karena tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api dia mendapat connecting train yaitu transit terlebih dahulu di Bandung selama kurang lebih 6 jam meski telah jauh-jauh hari melakukan pemesanan tiket.

"Aku tiket ke Jogja buat lebaran pun dapat yang coneccting train lewat traveloka, yang direct ke Jogja udh abis abis mungkin kurang hoki aja sih. Tahun lalu juga jauh-jauh hari dan beruntungnya dapat direct Jakarta-Purwokerto, Purwokerto-Jogja, Jogja-Jakarta," tambahnya. (wia)

Editor : Amin Surachmad
#daop 6 #Kereta Api #KAI