Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Revitalisasi Pasar Sentul Selesai, Bentuk Pengembangan Pasar Rakyat Jadi Pusar Peradaban dan Interaksi Sosial

Elang Kharisma Dewangga • Rabu, 28 Februari 2024 | 13:00 WIB
Kirab Boyongan Pedagang Pasar Sentul memasuki area Pasar selepas acara peresmian. Agung Dwi Prakoso / Radar Jogja.
Kirab Boyongan Pedagang Pasar Sentul memasuki area Pasar selepas acara peresmian. Agung Dwi Prakoso / Radar Jogja.

 

RADAR JOGJA - Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X meresmikan selesainya pembangunan dan revitalisasi Pasar Sentul Jogja, kemarin (27/2). Revitalisasi ini bertujuan untuk mewujudkan pasar rakyat yang nyaman, akses yang mudah, bersih, nyaman serta mengikuti kebutuhan zaman. "Ini sekaligus menegaskan dukungan pemerintah terhadap keberadaan pasar tradisional dan para pelaku ekonomi di dalamnya," ujar wagub.


Revitalisasi Pasar Sentul ini menggunakan Dana Keistimewaan. Revitalisasi tersebut juga tidak hanya cukup melestarikan, tetapi juga bertujuan dalam pengembangan pasar rakyat yang merupakan pusat peradaban dan interaksi sosial. "Dalam proses revitalisasi ini, kami tidak hanya memfokuskan diri pada perbaikan prasarana, sarana, dan fasilitas pasar untuk menjadikannya lebih modern, bersih, sehat, dan nyaman," tururnya.


Selain pembangunan, aspek yang menjadi fokus adalah upaya peningkatan ekonomi. Dengan revitalisasi ekonomi diharapkan pendapatan para pedagang pasar sentul menjadi lebih baik dan meningkat. Ini menjadi langkah strategis untuk mengawal harga dan menjaga inflasi. “Sekaligus memperkuat posisi Pasar Sentul, sebagai sarana perdagangan dan titik distribusi," tandasnya.

ELANG KHARISMA DEWANGGA/RADAR JOGJA
ELANG KHARISMA DEWANGGA/RADAR JOGJA


Revitalisasi Pasar Sentul juga sebagai jawaban atas tantangan perkembangan zaman khususnya segi perdaingan dengan online shopping. Penguatan teknologi tepat guna juga menjadi perhatian dalam proses pembangunan pasar Sentul. Hal ini dilakukan, untuk memastikan Pasar Sentul tidak hanya dapat bertahan, tapi juga berkembang di era digital. “Dengan memanfaatkan keunikan dan berbagai keunggulan yang dimilikinya," jelasnya.


Penjabat Wali Kota Jogja Singgih Raharjo menambahkan revitalisasi ini menelan anggaran Rp 23 Miliar dari Dana Keistimewaan DIY yang dikelola dalam APBD Kota Jogja Tahun 2023. Pada Mei 2023 dilakukan groundbreaking dan Desember 2023, pembanguna Pasar Sentul dinyatakan selesai.


Pada hari yang sama juga dilakukan boyongan pedagang dari Shelter Batikan ke pasar Sentul. Boyongan tersebut secara simbolis dilakukan oleh kirab pedagang pasar dengan membawa gunungan yang berisi barang-barang dagangan pasar. "Seluruh pedagang segera menempati kembali sesuai tempat yang telah disepakati bersama sesuai zonasi di Pasar Sentul," tuturnya.


Pasar Sentul dibangun tiga lantai, yaitu dua lantai ditambah dengan rooftop. Konsep pembangunan Pasar Sentul ini pada bagian fasad menggunakan gaya arsitektur Indisch. Untuk fasilitas penunjang berupa tempat parkir kendaraan, ruang pengelola, ATM / perbankan, tempat ibadah, kamar mandi, tempat pelayanan kesehatan, sarana pengamanan.”Kios Segara Amarta, dan sebagainya," jelasnya.


Pasar Sentul dilengkapi dengan eskalator untuk mempermudah mobilisasi. Tak kalah penting, pasar ini memiliki akses yang ramah bagi penyandang disabilitas. (oso/din)



Editor : Satria Pradika
#dana keistimewaan #Wakil Gubernur DIY #Kirab Boyongan #pasar Sentul Jogja #pasar tradisional #KGPAA Paku Alam X