Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jelang Ramadan, Ribuan Pengunjung Padati Kompleks Makam KH Ahmad Dahlan di Jogja untuk Lakukan Ziarah dan Bersih Makam

Agung Dwi Prakoso • Minggu, 25 Februari 2024 | 19:05 WIB
Rombongan pengunjung sedang berziarah di makam salah seorang pahlawan nasional Indonesia, KH Ahmad Dahlan di Makam Karangkajen, Jogja Minggu (25/2/2024).
Rombongan pengunjung sedang berziarah di makam salah seorang pahlawan nasional Indonesia, KH Ahmad Dahlan di Makam Karangkajen, Jogja Minggu (25/2/2024).

JOGJA - Ribuan orang padati komplek makam KH. Ahmad Dahlan di Karangkajen, Brontokusuman, Mergangsan, Jogja, Minggu (25/2/2024). Total sekitar 3000 orang tersebut lakukan tradisi tahunan menjelang bulan puasa yaitu bersih makam dan ziarah keluarga.

"Mereka datang berduyun-duyun sejak sehabis subuh, dan paling ramai itu sekitar pukul 06.00 WIB. Komplek makam sampai penuh," ujar Juru Kunci Makam Karangkajen, Narsamhudi kepada Radar Jogja, Minggu (25/2/2024)

Pengunjung yang datang merupakan ahli waris dari salah satu keluarganya yang dimakamkan di komplek tersebut yang salah satunya adalah pendiri Organisasi Islam Muhamadiyah yaitu KH Ahmad Dahlan. Pengunjung berasal dari dalam kota maupun luar Kota Jogja. 

"Kadang jika ada ahli waris yang berhalangan hadir dan sedang berada di luar kota, biasanya mereka mensuport acara ini dengan transfer sejumlah uang," jelasnya.

Uniknya, dalam acara tersebut setiap ahli waris yang datang serempak membawa 'nuk' atau nasi sejumlah 10 porsi. Nasi tersebut kemudian dikumpulkan di meja panitia yang nantinya akan di santap bersama selepas acara selesai. 

"Jadi tadi ada ribuan nasi dengan berbagai macam variasi lauk pauk yang dikumpulkan dari warga dan ahli waris itu," tururnya. 

Acara tersebut merupakan acara rutin yang digelar setiap tahun oleh pengurus kampung Brontokusuman. Narsamhudi menceritakan awal mula digelarnya acara tersebut sudah sejak zaman kakeknya yang menjadi juru kunci makam Karangkajen bahkan lebih lama lagi. 

Baca Juga: Wisuda Tahfidzul Quran dan Award 2024 SD Muh Al Mujahidin Wonosari, Bupati: Mewarnai Peningkatan IPM di Gunungkidul

"Saya jadi juru kunci makam baru sejak tahun 2015, saya meneruskan bapak saya dan kakek saya. Jadi memang turun temurun," bebernya. 

Ia mengaku ppengunjung yang datang pada tahun ini lebih banyak dari tahun sebelumnya. Lahan parkir sampai tidak muat menampung kendaraan pengunjung, sehingga harus memakai lahan di luar kampung. 

"Kalau 1000 lebih, mungkin sekitar 3000 pengunjung yang datang pagi tadi," tandasnya. 

Panitia pengurus telah mempersiapkan acara tersebut satu bukan sebelum hari H. Pemberitahuan perihal waktu penyelenggaraan juga dilakukan sedini mungkin. 

"Satu bulan sebelumnya itu sudah mulai persiapan, kami juga memberi undangan kepada ahli waris supaya mereka tahu lebih awal dan kalau kerja atau ada kesibukan mereka bisa ambil cuti," jelasnya. 

"Acaranya berlangsung cuma satu hari ini, untuk yang paling banyak pengunjungnya," imbuhnya.

Makam Karangkajen adalah salah satu makam pahlawan nasional. Di makam tersebut telah beristirahat dua pahlawan nasional besar yaitu KH Ahmad Dahlan dan salah satu pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Indonesia, Lafran Pane. 

Sementara itu, salah seorang ahli waris asal Gunungkidul, Sri Warjiati menambahkan bahwa dirinya setiap tahun selalu datang ziarah keluarganya di makam Karangkajen. Tidak lupa akan tradisinya, dirinya juga pasti membawa 'nuk' sejumlah 10 bungkus. 

"Kebetulan suami saya orang sini, jadi kalau pas ke Jogja walupun tidak ada acara seperti ini, kami juga menyempatkan mampir untuk berziarah," ujarnya. 

"Sekitar satu bulan yang lalu, suami saya dapat undangan atau info bahwa tanggal 15 ada acara," imbuhnya. (oso)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#ziarah #kh ahmad dahlan #makam #ramadan