Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemkot Jogja Siapkan Delapan Event Menarik Pekan Ini, Masa Low Season Wisatawan Justru Meningkat

Agung Dwi Prakoso • Minggu, 25 Februari 2024 | 02:30 WIB

 

Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja
Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja

RADAR JOGJA - Fenomena anomali terjadi di Kota Jogja. Biasanya pada awal tahun adalah fase low season bagi kunjungan wisatawan. Data pergerakan wisatawan di Kota Jogja selama Januari sebanyak 718.371 orang. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan Desember 2023.


"Fenomena ini merupakan anomali, biasanya Januari-Februari diprediksi selalu landai, tapi kok ini malah meningkat," ungkap Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja Wahyu Hendratmoko baru-baru ini.


Mayoritas wisatawan yang berkunjung di Kota Jogja berasal dari luar daerah. Para wisatawan itu berkunjung dengan tujuan study tour atau hanya sekadar wisata keluarga.


"Buktinya kita bisa melihat sendiri banyak bus yang berlalu lalang di Kota Jogja dalam bentuk study tour atau wisata," tuturnya.


Data wisatawan itu dapat disimpulkan jauh lebih meningkat dari data wisatawan Januari 2023. Pada Januari 2023, wisatawan yang berkunjung di Kota Jogja hanya sebesar 355 ribu orang.
"Angka-angka itu diharapakan dapat kita jaga terus dengan berbagai macam upaya untuk memberikan persepsi yang selalu bagus ketika berkunjung ke Kota Jogja," jelasnya.


Pemkot Jogja siap memberikan pelayanan terbaik bagi para wisatawan. Salah satu bentuk pelayanan itu adalah diadakanya beberapa event strategis pada Februari dan Maret.
"Di akhir bulan Februari akan ada delapan event yang dimeriahkan oleh sekitar 1.200 orang yang terbagi dalam delapan sub event," tandasnya.


Beberapa event yang akan diselenggarakan di Kota Jogja itu, di antaranya, bazar yang akan dilaksanakan oleh Becraft, lomba mewarnai dalam pesta pelajar dan mahasiswa Kotabaru, beauty class, olah raga pound fit, walking tour, band performance dan fun run. Acara tersebut akan diselenggarakan pada akhir bulan Februari mulai tanggal 24.


"Itu salah satu bentuk upaya kita menambah daya tarik wisata dan sebagai pelayanan terbaik bagi wisatawan, sehingga mereka betah di Kota Jogja," bebernya.


Sementara itu, kenaikan jumlah wisatawan itu juga tercatat dalam data di Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIJ. Saat dihubungi kemarin (23/2), Ketua PHRI DIJ Deddy Pranowo Waryono menyampaikan, selepas momen Pemilu 2024 okupansi hotel di DIJ mengalami kenaikan.


"Tadinya tanggal 12-16 Februari terjun bebas. Yang reservasi sekitar 10-25 persen. Tapi kembali di tanggal 17 Februari okupansi rata-rata 40-60 persen," jelasnya.


Deddy menjelaskan biasanya pada awal tahun masuk kategori low season. Rata-rata okupansi hotel di angka 30-40 persen. "Mereka yang datang ke sini kebanyakan wisatawan dari DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Barat," tandasnya. (oso/laz)

 

Editor : Satria Pradika
#Kota Jogja #dinas pariwisata #fase low season #pemilu 2024 #PHRI DIJ #Wisatawan