JOGJA - Seniman Yogyakarta Butet Kartaredjasa mengaku siapapun yang akan menjadi pemenang di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 ini tidak menjadi masalah.
Asalkan prinsipnya jujur adil tanpa kecurangan betul-betul terwujud.
"Karena saya mencoblos ini bukan karena semata-mata untuk memenangkan siapa. Tapi, proses menyelamatkan demokrasi, menjaga konstitusi, dan itu artinya menyelamatkan bangsa dan negara," ujarnya kepada para wartawan saat ditemui di TPS 32 Singosaren, Pakuncen, Kota Jogja, Rabu (14/2).
Butet Kartaredjasa diketahui mencoblos di TPS 32 Kampung Singosaren, Pakuncen, Kota Jogja. Kampung tersebut merupakan kampung masa kecilnya.
Menurut pantauan Radar Jogja, Butet Kartaredjasa hadir di TPS 32 Kampung Singosaren ini sekitar pukul 10.00 dengan di dampingi istrinya dan seorang anaknya.
Saat turun dari mobil, Butet langsung disambut oleh warga sekitar. Yakni, teman-teman masa kecilnya dan para tetangganya.
"Ini ketemu kawan-kawan seperti reuni, menginggat kenakalan-kenalakan masa lalu. Karena dulu sejak umur lima tahun sampai SMP saya domisili di kampung sini. KTP saya masih KTP sini," tegas Butet.
Butet mengungkapkan, banyak kenangan yang dia alami di Kampung Singosaren ini.
Dan, ternyata, banyak kawan-kawan seangkatan Butet di Kampung Singosaren ini yang sudah meninggal dunia.
"Bayak ketemu sama temen-temen saya sepergaulan, temen-temen nakal. Zaman adus kalen, cliwik barang," ucapnya sambil terkekeh.
Setelah melaksanakan aktivitas mencoblos, Butet mengaku akan datang ke TPS 32 Kampung Singosaren lagi untuk menunggui perhitungan suara. Selain itu, merekam semuanya untuk dokumentasi.
Di mana, perhitungan suara diperkirakan selesai usai Maghrib.
Butet juga akan memastikan quick count. Sebab, menurutnya pada saat waktu maghrib nanti akurasi dari quick count itu sudah mendekati 90 persen.
"Sudah pasti kami akan tahu Ganjar Mahfud akan masuk ke putaran kedua atau justru menang satu putaran," tuturnya.
Terlebih, Butet juga berharap dalam Pemilu 2024 ini bisa berjalan dengan lancar dan tidak ada kecurangan yang terjadi.
"Mudah-mudahan tidak ada kecurangan. Mudah-mudahan semua berhasil sesuai yang diharapkan," tandasnya. (ayu)
Editor : Amin Surachmad