Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ini Filosofi Gedung 9 Lantai Gedung Baru UNU Yogyakarta yang Diresmikan Presiden Jokowi

Fahmi Fahriza • Kamis, 1 Februari 2024 | 02:05 WIB
MAJU: Presiden Joko Widodo hadir dalam Harlah Ke-101 NU di Yogyakarta Rabu (31/1).
MAJU: Presiden Joko Widodo hadir dalam Harlah Ke-101 NU di Yogyakarta Rabu (31/1).

SLEMAN - Presiden Joko Widodo baru saja meresmikan gedung Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta yang peresmiannya sekaligus dilangsungkan dalam resepsi peringatan puncak Harlah Ke-101 NU.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi optimistis sekaligus berharap bahwa kampus UNU merupakan salah satu indikator lompatan kemajuan NU hingga 50 tahun ke depan.

"Pada harlah ke-101, sekaligus peresmian gedung UNU Yogyakarta, ini adalah sebuah lompatan, kemajuan 50 tahun ke depan bagi NU," katanya, Rabu (31/1).

Mundur ke belakang pada 2020 silam, Jokowi bercerita bahwa dirinya menerima permohonan surat dari pihak Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Yogyakarta terkait realisasi pembangunan UNU Yogyakarta.

Ia berujar bahwa organisasi-organisasi lain sudah banyak memiliki kampus bagus dengan berbagai fasilitas dan infrastrukturnya.

Ia menilai bahwa sudah seharusnya NU juga memiliki fasilitas tersebut.

"Saya setuju membantu, tapi UNU bukan dirancang untuk biasa-biasa saja, harus menjadi luar biasa sebagai lompatan kemajuan bagi NU secara nasional," sebutnya.

Dalam prosesnya, Jokowi juga menuturkan bahwa ada kesepakatan yang dilakukan dengan pihak PBNU, salah satunya adalah membangun gedung dengan ketinggian 9 lantai.

Hal tersebut didasari atas beberapa hal seperti filosofi dari NU sendiri hingga keterbatasan lahan yang tersedia.

"Saya waktu itu diskusi dengan PBNU, kita tentukan harus 9 lantai, kita tahu semuanya NU itu 9 bintang, NU itu wali songo, cocok semuanya, kita bangun," bebernya.

Menyoal lahan, Jokowi memang sempat meminta secara langsung kepada Sultan Hamengku Buwono X untuk mengusahakan lokasi pembangunan UNU di sekitar kawasan ring road.

"Ketika saya ke sini untuk peresmian YIA, saya sampaikan ke Ngarso Dalem apakah memungkinkan UNU diberi lahan di jalur ring road," paparnya.

Dari obrolan tersebut ia mengungkapkan, bahwa Sultan menyampaikan kemungkinan UNU bisa didirikan di kawasan sekitar ring road.

Namun, hanya ada ketersediaan lahan kurang lebih satu hektare.

"Lahan satu hektare tidak apa-apa, ini untuk memulai dulu, nanti diberikan yang lain tidak apa-apa," ungkapnya  (iza)

Editor : Amin Surachmad
#UNU #Yogyakarta #presiden joko widodo #UNY #universitas nahdlatul ulama