RADAR JOGJA - Meski terus menjauhi wilayah Indonesia, Siklon Tropis Anggrek membuat sejumlah wilayah di Yogyakarta porak poranda.
Didominasi dengan kejadian pohon tumbang di sejumlah wilayah.
Dampak dari badai siklon ini adalah peningkatan intensitas hujan sedang hingga tinggi.
Berdasarkan pemantauan BMKG, posisi Siklon ropis Anggrek saat ii berada di Samudra Hindia Barat Daya tepatnya 1380 kilometer Barat Daya Bengkulu.
Tercatat melaju dengan kecepatan 3 knots atau 6 km/jam.
Sementara untuk kekuatan angin pusat siklon mencapai 40 knots atau 75 km/jam dan tergolong badai kategori 1.
Dalam 24 jam kedepan hingga 20 Januari 2024 pukul 07.00 WIB, Siklon Tropis Anggrek diprediksi semakin menjauhi wilayah perairan Indonesia.
Tepatnya berada di kawasan Samudra Hindia berjarak 1460 kilometer Barat Daya Bengkulu. Kecepatan angin mencapai 3 knots atau 6 km/jam dan kekuatan anginpusat siklon mencapai 40 knots atau 75 km/jam dan tergolong badai kategori 1.
Siklon Tropis Anggrek memberikan dampak tidak langsung terhadap cuaca di Indonesia dalam 24 jam kedepan berupa :
Baca Juga: Enzo Fernandez Ungkap Alasan Inkonsistensi Chelsea Dan Meminta Kesabaran Pendukung
- Tinggi Gelombang 1.25-2.5 meter (Moderate Sea) di Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai hingga Pulau Enggano - Bengkulu, Perairan Bengkulu - Pulau Enggano, Perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, Perairan selatan Banten hingga Jawa Tengah
- Tinggi Gelombang 2.5-4.0 meter (Rough Sea) di Samudra Hindia Barat Lampung, Samudra Hindia selatan Banten hingga Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta