Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kota Jogja Semakin Sempit, Ini Peta Pertumbuhan Penduduk dari 1980-2024

Dwi Agus. • Rabu, 17 Januari 2024 | 22:58 WIB

BERKEMBANG: Foto satelit Kota Jogja pada tahun 1994.
BERKEMBANG: Foto satelit Kota Jogja pada tahun 1994.

RADAR JOGJA - Lahan kosong dan ruang terbuka hijau di Kota Jogja semakin sempit. Ini karena pertumbuhan penduduk yang terus bertambah setiap tahunnya.

Imbasnya adalah semakin berkurangnya lahan karena berubah menjadi pemukiman. Seperti yang ditampilkan oleh unggahan akun Instagram @Yogyakartacity.

Dalam video terlihat awalnya banyak lahan hijau di kawasan Kota Jogja pada medio 1984. Namun, terus berkurang hingga akhir video di 2022.


Diolah dari data Badan Pusat Statistik Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Jogja berikut adalah data jumlah penduduk yang berhasil dihimpun.

Pada medio 1980 jumlah penduduk Kota Jogja mencapai 398.192 jiwa.

Lalu lompat jauh pada 2015 mencapai 411.589 jiwa, 2019 sebanyak 433.267 jiwa, 2022 sejumlah 449.890 jiwa dan 2024 menjadi 466.950 jiwa.


Berdasarkan data ini tentu wajar jika jumlah ketersediaan lahan di Kota Jogja semakin menipis.

Berdasarkan data yang sama, Kota Jogja memiliki luas wilayah tersempit dibandingkan dengan daerah tingkat II lainnya yaitu 32,5 kilometer persegi yang berarti 1,025 persen dari luas wilayah Provinsi DIY.


Dengan luas 3.250 hektare tersebut terbagi menjadi 14 kecamatan, 45 kemantren, 617 RW dan 2.531 RT.

Secara garis besar Kota Jogja merupakan dataran rendah dimana dari barat ke timur relatif datar dan dari utara ke selatan memiliki kemiringan ± 1 derajat.

Selain itu, terdapat tiga sungai pada sebelah timur adalah Sungai Gajah Wong, bagian tengah adalah Sungai Code, dan sebelah barat adalah Sungai Winongo. (dwi)

Editor : Amin Surachmad
#Kota Jogja #pertumbuhan penduduk #lahan kosong