JOGJA - Dinas Kesehatan DIY masih menggencarkan pelaksanaan Sub-Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di wilayah Kabupaten Sleman.
Pelaksanaan imunisasi pada putaran pertama ini realisasi mencapai 39,3 persen hingga Selasa (16/1).
Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie mengatatakan, putaran pertama Sub-PIN Polio digelar pada 15-20 Januari 2024 dan putaran kedua pada 19-24 Februari 2024.
Target dalam putaran pertama imunisasi ini bisa mencapai 95 persen.
"Target 95 persen dalam putaran 1 (waktu satu minggu). Sudah tercapai 39,3 persen sampai hari kemarin (Selasa 16 Januari 2024)," katanya Rabu (17/1).
Pelaksanaan imunisasi polio ini untuk merespon Kejadian Luar Biasa (KLB) polio yang ditemukan di sejumlah daerah di antaranya Kabupaten Pamekasan dan Sampang Jawa Timur serta Kabupaten Klaten Jawa Tengah.
Selain itu, sebagai tindak lanjut arahan dari Kementerian Kesehatan RI.
Meski begitu, Pembajun tetap menekankan kepada masyarakat untuk meningkatkan promosi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Sebab, itu diklaim menjadi salah satu upaya mencegah polio.
Sosialisasi PHBS pun juga terus dikampanyekan pihaknya, tidak hanya di Kabupaten Sleman melainkan di seluruh kabupaten/kota lain di DIY.
"Stop buang air besar sembarangan. Cuci tangan pakai sabun. Pengelolaan sampah (yang baik) khususnya pampers," ujarnya.
Selain itu, Dinas Kesehatan juga meningkatkan surveilans kesehatan terutama pada penemuan Non Polio Acute Flacyd Paralysis (NonAFP). Kendati begitu, sejauh ini belum ada penemuan kasus polio di wilayah DIY.
"Tidak ada kasus polio di DIY," jelasnya. (wia)
Editor : Amin Surachmad