JOGJA - Ada fenomena yang cukup menarik terjadi di Jogja. Yakni, cukup banyak demografi mahasiswa luar daerah yang setelah menyelesaikan pendidikannya masih tetap tinggal atau stay di Kota Pelajar ini.
Melihat fenomena tersebut, Dosen dan Peneliti Ekonomi Pembangunan Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) Y Sri Susilo mengatakan, hal tersebut bisa diasosiasikan sebagai konsekuensi logis.
Disebutnya, pada dasarnya Jogja memang kota yang terbuka. Siapapun bisa dan boleh untuk menempuh pendidikan atau bekerja di sini.
Berdasarkan pegalaman yang sudah didapat tersebut membuat banyak perantau yang akhirnya memilih untuk tetap stay di DIY.
"Banyak perantau lulusan perguruan tinggi di Jogja dan berencana mencari kerja juga di Jogja," katanya, Minggu (14/1).
Lebih lanjut, Sri Susilo menuturkan, secara konsep mereka membawa uang ke Jogja untuk makan, kebutuhan hidup, hingga mobilitas.
Lalu, akhirnya ada sebuah konsekuensi logis dari pengalaman dan juga relasi yang mereka dapatkan.
Dia menilai banyak yang masih mengandalkan faktor tersebut sehingga mempengaruhi keinginan untuk stay di Jogja.
Kendati demikian, Sri juga membeberkan, harus diakui memang Jogja bukan kota industri besar seperti halnya kawasan Jabodetabek.
Tapi, serapan dan hasil dari sektor pendidikan di Jogja itu tinggi sehingga banyak yang masih stay untuk akhirnya bekerja atau membangun usaha di Jogja.
"Mereka mau stay karena banyak faktor, mulai pertemanan, relasi, hingga pengalaman mereka selama di sini yang membekas," sebutnya.
Salah seorang perantau asal Batang, Jawa Tengah, Kelvin Andhika mengungkapkan, sudah hampir empat tahun lamanya bekerja di Jogja. Sebelumnya dia menempuh pendidikan S1 di Jogja.
"Praktis, ya, hampir 8 tahun di Jogja, malah udah kerasa kayak rumah di sini. Susah mau pergi," tutur alumni pendidikan ekonomi UNY tersebut.
Kelvin menuturkan, ada beberapa hal yang akhirnya mempengaruhinya untuk mencari kerja dan memutuskan stay di Jogjakarta.
Itu mulai dari faktor pertemanan yang masih terjaga sejak kuliah hingga saat ini hingga faktor lingkungan dan percintaan.
"Teman masih banyak di sini, lingkungannya mendukung. Terus, ditambah pacar saya orang sini," paparnya.
Ia mengaku belum memiliki rencana pasti untuk meninggalkan Jogja dalam waktu dekat.
Diakuinya, banyak hal yang membuatnya enggan atau berat untuk meninggalkan Jogja.
"Belum kepikiran untuk pindah atau keluar dari Jogja. Apalagi, mulai bangun bisnis juga di sini," tutupnya. (iza)
Editor : Amin Surachmad