JOGJA - Problem pengangguran kalangan terdidik begitu kompleks.
Salah satunya, ketersediaan lapangan kerja yang tidak sepenuhnya dapat menyerap lulusan perguruan tinggi.
Tapi di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, kurang dari enam bulan setelah lulus, mayoritas alumni telah mendapatkan pekerjaan pertama.
"Yang akan dilaksanakan pada tanggal 29-31 Januari 2024 di hall kampus 4 UAD," ujarnya.
Kalau lowongan kerja dalam job fair, kata Hendy Ristiono, rata-rata memang sesuai dengan jurusan yang ada di UAD.
Dengan kata lain, sudah ada seleksi untuk peserta Job Fair, itu artinya setelah di wisuda kesempatan dalam dunia kerja terbuka lebar.
Sebanyak 2,15 juta orang di antaranya bekerja, sementara 79,91 ribu orang merupakan pengangguran.
Kepala BPS DIY Herum Fajarwati mengungkapkan, penyumbang pengangguran terbanyak adalah lulusan universitas.
Yakni mencapai 4,91 persen, disusul lulusan SMA sebanyak 4,54 persen.
"Semakin tinggi pendidikan, semakin selektif dalam memilih pekerjaan," kata Herum. (gun)