Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bantuan Langsung Tunai El Nino di Jogja Diserahkan, Berikut Penjelasan Airlangga Hartarto

Agung Dwi Prakoso • Minggu, 24 Desember 2023 | 23:51 WIB
Foto : Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartato saat ditemui di Gedung Kantor Pos Indonesia Pusat Jogja, Minggu (24/12/2023). Agung Dwi Prakoso / Radar Jogja
Foto : Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartato saat ditemui di Gedung Kantor Pos Indonesia Pusat Jogja, Minggu (24/12/2023). Agung Dwi Prakoso / Radar Jogja

JOGJA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan dialog langsung kepada para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai (BLT) El Nino di Kota Jogja.

Hal tersebut guna memastikan BLT El Nino sudah tepat sasaran.

"Makanya saya ke lapangan, kita tanyakan langsung ke masyarakat perlu adanya perpanjangan atau tidak dan tepat sasaran atau tidak,'' jelas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

''Setelah melakukan dialog tadi, mereka memang sangat membutuhkan," ujar Airlangga dalam Temu Wicara Bersama Masyarakat Yogyakarta Penerima BLT El Nino di Kantor Pos Cabang Utama Yogyakarta, Minggu (24/12/2023).

El Nino merupakan fenomena pemanasan Suhu Muka Laut (SML) di atas kondisi normalnya yang terjadi di Samudera Pasifik bagian tengah hingga timur.

Karena sampai bulan November masih mengalami musim kering dan belum hujan, keadaan tersebut dinilai akan berdampak pada komoditas pangan di masyarakat.

Sedangkan sebesar Rp795 juta bantuan sedang dalam proses penyaluran.

"Diharapkan pada akhir tahun 2023 seluruh bantuan tersebut telah dapat tersalurkan dengan tepat sasaran," katanya.

Executive Vice President PT Pos Indonesia Regional 4 Jawa Tengah dan DIY, Helly Siti Halimah menambahkan untuk wilayah DIY total KPM sekitar 23.659.

Sejumlah 11.069 KPM ada di Kota Jogjakarta.

Total sudah terealisasi sebanyak 85% dari jumlah total se-DIY per tanggal 23 Desember.

"Target kami itu harus selesai sampai dengan akhir Desember tanggal 31, karena memang diperintahkan dari pusat harus selesai di bulan Desember 2023," kata Helly.

Teknis awal proses pendistribusian bantuan tersebut adalah pertama data dari pusat masuk ke Pos Indonesia sebagai pihak distributor.

Selanjutnya data tersebut dilakukan pemadanan.

"Di sini pada saat memasukkan data harus ada struktur data baik itu by name by adress, kelurahan, kecamatan, dan namanya sesuai dengan NIK," tutur Helly.

Karena pada saat pengambilan mereka harus memakai KTP, atau kalau tidak ada (KTP) bisa diambil keluarga yang tercantum di KK.

Cara mengunformasikan kepada KPM adalah dengan membuat undangan dan disebarkan  ke semua penerima dalam data.

Terdapat tiga mekanisme pendistribusian.

Pertama penerima datang ke kantor Pos untuk menerima bantuan tersebut dengan membawa undangan atau KTP.

"Yang kedua kami mendekat ke masyarakat yang (lokasinya) jauh. Itu kan ongkos (pengambilan) terlalu mahal, jadi kami bekerjasama dengan aparat setempat baik lurah ataupun camat bisa diakses lewat sana," kata Helly.

"Yang ketiga kami mendatangi masyarakat apabila penerima memang sakit atau disabilitas," ujar Helly. (cr5/iwa)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#el nino #Kemarau Panjang #kering #Bantuan Langsung Tunai