Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Covid-19 Tembus 61 Kasus, Diskes DIY Siap Distirbusikan Vaksin ke Kabupaten/Kota Cegah Sebaran Jelang Nataru

Winda Atika Ira Puspita • Rabu, 20 Desember 2023 | 21:24 WIB
PANTAU: Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie. (Winda Atika Ira P/Radar Jogja)
PANTAU: Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie. (Winda Atika Ira P/Radar Jogja)

 

JOGJA - Seiring kasus Covid-19 merangkak naik jelang libur Natal dan tahun baru (Nataru) di DIY, vaksin droping dari pemerintah pusat siap didistribusikan ke kabupaten/kota.

Hal ini untuk mengantisipasi penyebaran makin masif di DIY.

Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie mengatakan, vaksin droping dari Kementerian Kesehatan itu untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus.

Vaksin yang sudah berada di DIY itu berjenis Inavac.

"Nah vaksin ini akan kita distribusikan ke kabupaten/kota khususnya ke fasyankes (fasilitas layanan kesehatan). Sudah ada, tinggal didistribusikan," katanya Rabu (20/12).

Pembajun menjelaskan pemberian vaksin booster nanti akan diprioritaskan untuk kalangan lansia, kemudian mereka yang rentan terhadap kondisi saat ini, mereka yang punya balita, maupun mereka yang memiliki kondisi tertentu seperti disabilitas.

"Komorbit harus tetap (diberikan) dengan rekomendasi yang merawatnya," ujarnya.

Pihaknya akan langsung berkoordinasi dengan jajaran rumah sakit dan puskesmas untuk siap memberikan pelayanan apabila ada masyarakat yang membutuhkan vaksinasi.

"Kita imbau masuarakat yang belum booster, ayok segera melaksanakan vaksinasi booster," jelasnya.

Menurutnya, ajakan vaksinasi ini bersifat imbauan, karena dari Kementerian pun baru sebatas mengimbau.

Baca Juga: Persebaya Masih Terkekang Tren Negatif, Begini Tanggapan Uston Nawawi...

Apalagi, bagi mereka masyarakat yang bergejala maupun memiliki komorbit sejatinya melakukan vaksinasi booster.

"Tapi sebenarnya yang kita inginkan masyarakat melaksanakan prokes, pakai masker cuci tangan semaksimal mungkin, menghindari kerumunan. Apalagi ini mendekati nataru. Bukannya tidak boleh tapi membatasi diri," terangnya.

Sejauh ini, pada Selasa (19/12) terjadi penambahan kasus positif Covid-19 yaitu sebesar 14 kasus sehingga kasus Covid-19 di DIY total menjadi 61 kasus dan 1 kasus berstatus sembuh.

"Total kasus covid-19 terakhir per Rabu ditambah 14 kasus menjadi 61 kasus
1 kasus sembuh," bebernya.

Dia merinci 14 kasus tersebut tersebar di seluruh kabuaten dan kota di DIY meliputi Sleman 5 kasus, Bantul 3 kasus dan kabupaten lain terdapat 2 kasus.

"Tetap pakai aplikasi nasional (data pasien covid)," tambahnya.

Dari 14 kasus ini beberapa dilakukan Whole Genome Sequencing (WGS) bagi yang memiliki cycle threshold value (CT) di bawah 30.

"Pasti ada di bawah 30 (CT) masuk tapi belum ada laporan dari wgs belum keluar untuk hari ini," ucapnya.

Temuan kasus itu menurut Pembajun didominasi oleh 2 hal yakni perjalanan dan pemeriksaan rumah sakit.

"Temuan kasus kebanyakan perjalanan dan ada yang merasa gak enak badan terus pemeiksaan dirawat di rumah sakit," imbuhnya.

Sebelumnya Sekprov DIY Beny Suharsono mengatakan, sebanyak 2.500 dosis vaksin itu permintaan awal sembari pemprov melihat perkembangan dan peta penyebaran Covid-19 ke depannya di wilayah DIY.

Namun begitu, dengan jumlah tersebut diharapkan bisa cukup sebab peningkatan DIY ini terbilang masih landai.

"Kami memperkirakan ada 2.500 dosis vaksin, kami melihat peta persebarannya di DIY. Kami juga meminta masyarakat tetap kondusif dan waspada," katanya. (wia)

Editor : Amin Surachmad
#dinkes diy #vaksin #nataru #Covid-19