JOGJA - Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) DIY bersama Komite Intelijen Daerah (Kominda) berkomitmen menjaga netralitas pada Pemilu 2024.
Komitmen bersama ini dalam rangka mewujudkan Pemilu 2024 yang Luber Jurdil (langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil).
Kepala Binda DIY Brigjen TNI Rachmad Pudji Susetyo mengatakan, komitmen untuk menjaga netralitas pada Pemilu 2024 merupakan implementasi aturan dalam Pasal 2 UU No 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.
Kemudian Surat Keputusan Besar (SKB) Nomor 2 tahun 2022 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Netralitas Pegawai Aparatur Sipil Negara dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan.
"Bahwa ASN harus netral agar Pemilu bisa berjalan secara jujur dan adil," katanya Kamis (30/11/2023).
Dia menjelaskan integritas, netralitas, dan profesionalisme perlu terus dijaga.
"Dan marilah kita terus berkolaborasi dan bekerja sama demi mewujudkan Pemilu 2024 di DIY yang jujur, adil, aman, dan sukses," ujarnya.
Menurutnya, pemilu yang demokratis, damai, dan kondusif, tidak hanya menjadi tugas dan tanggung jawab penyelenggara pemilu.
Melainkan menjadi komitmen bersama seluruh komponen.
"Sehingga sinergitas seluruh stakeholder, jajaran Kominda serta KPU dan Bawaslu sangat diperlukan dalam membangun kesiapan," jelasnya.
Baca Juga: 5 Twitbbon Gratis Hari AIDS Sedunia, Ini Link Bingkai Ucapan yang Dapat Dipakai
Kesiapan yang dimaksud adalah untuk mendeteksi dan mencegah terhadap berbagai potensi ancaman dan gangguan di DIY pada tahapan Pemilu 2024.
"Maka dalam rangka mewujudkan Pemilu 2024 yang berintegritas, jajaran Kominda serta KPU dan Bawaslu berkomitmen untuk menjaga netralitas guna mewujudkan Pemilu 2024 yang Luber Jurdil," tambahnya. (wia)
Editor : Iwa Ikhwanudin